Bola / Bola Dunia
Kamis, 30 April 2026 | 11:25 WIB
Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj. (X/@presstvsports)
Baca 10 detik
  • Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, dan dua pejabat lainnya ditolak masuk ke Kanada di Bandara Toronto.
  • Pemerintah Kanada menyatakan penolakan tersebut terjadi karena adanya pencabutan izin masuk serta kebijakan pembatasan bagi pejabat tertentu.
  • Insiden ini terjadi jelang Kongres FIFA di Vancouver sebagai persiapan menuju turnamen Piala Dunia tahun 2026 mendatang.

Suara.com - Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan bahwa pejabat sepak bola Iran ditolak masuk ke negaranya menjelang pertemuan FIFA di Vancouver.

Anand mengatakan keputusan tersebut merupakan pencabutan izin masuk yang terjadi tanpa disengaja.

“Ini bukan keputusan langsung dari saya, tetapi pemahaman saya adalah ada pencabutan izin. Itu tidak disengaja, tetapi saya serahkan kepada menteri terkait untuk menjelaskannya,” ujar Anand, dilansir dari ESPN.

Media Iran melaporkan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, bersama dua pejabat lainnya ditolak masuk di Bandara Pearson Toronto.

Sementara itu, kantor Menteri Imigrasi Kanada, Lena Diab, menegaskan setiap permohonan visa ditinjau secara individual oleh petugas berwenang.

“Meski kami tidak dapat mengomentari kasus individu karena undang-undang privasi, pemerintah telah jelas dan konsisten: pejabat IRGC tidak diizinkan masuk ke Kanada dan tidak memiliki tempat di negara kami,” kata juru bicara Lena Diab.

Pertemuan Kongres FIFA ini digelar menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Perwakilan Iran juga tidak terlihat dalam pertemuan Konfederasi Sepak Bola Asia sebelum turnamen, sementara belum ada kepastian terkait dampak situasi ini terhadap partisipasi mereka.

Timnas Iran dijadwalkan memulai laga Piala Dunia pada 15 Juni melawan Timnas Selandia Baru, sebelum menghadapi Timnas Mesir dan Timnas Belgia di fase grup.

Baca Juga: Pentagon Spill Biaya Perang Iran Tembus Rp 400 Triliun, Amerika Berkilah Operasi Tidak Gagal

Load More