- FIFA menetapkan ASEAN Cup 2026 sebagai agenda FIFA Matchday yang berlangsung pada September hingga Oktober mendatang.
- Status FIFA Matchday mewajibkan klub melepas pemain diaspora untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam turnamen tersebut.
- Indonesia berstatus tuan rumah Divisi 1 sehingga mendapat keuntungan dukungan suporter untuk meraih gelar juara perdana.
Suara.com - Timnas Indonesia mendapat dua keuntungan besar menjelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026. Selain berstatus tuan rumah, turnamen ini juga resmi masuk kalender FIFA Matchday.
Kondisi tersebut membuat peluang skuad Garuda untuk meraih gelar juara semakin terbuka lebar.
Status FIFA Matchday menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. Regulasi ini memastikan seluruh pemain diaspora yang berkarier di Eropa, seperti Kevin Diks dan Ole Romeny, dapat memperkuat Merah Putih tanpa terkendala izin klub.
Dengan skuad terbaik dan dukungan penuh suporter di kandang, mampukah Timnas Indonesia merebut gelar juara?
Regulasi FIFA Buka Jalan Skuad Terbaik
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang. Turnamen ini resmi menjadi agenda internasional FIFA setelah penandatanganan nota kesepahaman antara FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) dalam Kongres FIFA ke-76.
"FIFA dan Federasi Sepak Bola ASEAN secara resmi telah menandatangani Nota Kesepahaman dan mengonfirmasi format turnamen untuk Piala ASEAN FIFA 2026 perdana," tulis The ASEAN Football.
Berbeda dengan Piala AFF sebelumnya, status resmi FIFA membuat setiap klub wajib melepas pemainnya untuk membela tim nasional.
Artinya, pelatih John Herdman bisa memanggil seluruh pemain terbaiknya. Nama-nama seperti Jay Idzes, Maarten Paes, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, hingga Marselino Ferdinan berpeluang tampil bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
Keuntungan Besar sebagai Tuan Rumah
Indonesia juga mendapat keuntungan tambahan dengan ditunjuk sebagai tuan rumah Divisi 1.
"Struktur turnamen: sistem dua divisi. Indonesia tuan rumah Divisi 1," lanjut laporan tersebut.
Kepercayaan ini memberi keuntungan bermain di hadapan puluhan ribu suporter sendiri. Atmosfer kandang tentu bisa menjadi senjata tambahan bagi skuad Garuda.
Meski format resmi belum diumumkan, padatnya kalender FIFA Matchday membuat turnamen diperkirakan berlangsung singkat dan kompetitif.
Salah satu opsi yang memungkinkan adalah enam peserta dibagi ke dalam dua grup, dengan juara dan runner-up lolos ke semifinal.
Berita Terkait
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
-
Jan Olde Riekerink Bangga Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia
-
Tunjuk STY Jadi Penasihat Teknis, Timnas Football 7 Indonesia Bakal Tanding di Italia
-
Shin Tae-yong Resmi Kembali ke Timnas Indonesia, Siap Transfer Ilmu di Skuad F7
-
3 Pemain Diaspora yang Jadi Senjata Timnas Indonesia U-17 Hadapi Grup Neraka Piala Asia 2026
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Pelatih Senegal Pape Thiaw: Salat Dulu Baru Piala Dunia
-
Start Apik di Piala Dunia 2026, Salem Al-Dawsari Syukuri Hasil Imbang Lawan Uruguay
-
Persebaya Rekrut 5 Pemain Sekaligus, Daftarnya Bukan Kaleng-kaleng!
-
Hadapi Irak, Pelatih Norwegia: Erling Haaland Senjata Mematikan
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
FIFA Paksa Iran Tinggalkan AS! Pencitraan Infantino, Masuk Ruang Ganti Ucap Kata Ini
-
Profil Persikad Depok: Klub Liga 2 Championship, Nagina Slavina Dikabarkan Jadi Presidennya
-
Erick Thohir Bocorkan Road Map Timnas Indonesia hingga 2031, Piala Dunia Target Utama