- Laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada 6 Mei 2026 resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda.
- Pemindahan lokasi pertandingan diputuskan oleh operator liga dan kepolisian demi menjamin aspek keamanan selama laga berlangsung.
- Pertandingan tetap dapat disaksikan penonton secara langsung, namun suporter tim tamu dilarang hadir di dalam stadion.
Suara.com - Kepastian venue laga big match antara Persija Jakarta vs Persib Bandung di Super League Indonesia 2025/2026 akhirnya terungkap.
Pertandingan tersebut dipastikan tidak digelar di Jakarta dan akan dipindahkan ke Stadion Segiri.
Keputusan ini diambil setelah pertemuan antara panitia pelaksana Persija, operator liga I.League, dan perwakilan Mabes Polri pada Rabu (6/5/2026).
Dipindah Demi Alasan Keamanan
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut pemindahan venue dilakukan karena pertimbangan keamanan.
“Jalan keluar terbaik adalah memindahkan venue pertandingan ke Kalimantan Timur,” ujar Ferry Paulus di Mabes Polri, Jakarta.
Dengan keputusan ini, laga panas dua rival klasik tersebut akan digelar di Samarinda.
Tetap Dihadiri Penonton, Suporter Tamu Dilarang
Meski dipindahkan, pertandingan tetap bisa dihadiri penonton sesuai kapasitas stadion.
Baca Juga: Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
Namun, aturan larangan suporter tim tamu tetap diberlakukan. Artinya, pendukung Persib atau Bobotoh tidak diizinkan hadir di stadion.
“Pertandingan tetap dengan penonton, sesuai kapasitas stadion. Kami berharap semua berjalan lancar dan menghormati pertimbangan pihak kepolisian,” kata Ferry.
Ia menegaskan bahwa pemindahan venue menjadi solusi terbaik demi kelancaran pertandingan.
Kepastian venue laga big match antara Persija Jakarta vs Persib Bandung di Super League Indonesia 2025/2026 akhirnya terungkap.
Pertandingan tersebut dipastikan tidak digelar di Jakarta dan akan dipindahkan ke Stadion Segiri.
Keputusan ini diambil setelah pertemuan antara panitia pelaksana Persija, operator liga I.League, dan perwakilan Mabes Polri pada Rabu (6/5/2026).
Berita Terkait
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966