- Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyatakan kekecewaan karena Persija Jakarta gagal menjamu Persib Bandung di Jakarta pada 10 Mei 2026.
- Pertandingan lanjutan Super League tersebut dipindahkan ke Stadion Segiri Samarinda karena izin penyelenggaraan di Jakarta tidak diberikan pihak terkait.
- Pihak The Jakmania menerima keputusan pemindahan lokasi tersebut namun tetap menuntut agar pertandingan tetap dapat dihadiri oleh para penonton.
Suara.com - Orang nomor satu alias Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno mengaku pihaknya tidak bisa menyembunyikan rasa kecewa usai Persija Jakarta gagal menjamu Persib Bandung.
Bukan tanpa alasan, sudah tujuh tahun lamanya duel kedua kesebelasan ini berlangsung di Jakarta.
Adapun duel Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 berlangsung pada 10 Mei mendatang.
Venue yang ditetapkan sesuai kesepakatan antara panpel, pihak keamanan, dan operator Super League alias I.League duel akan tersaji di Stadion Segiri Samarinda.
Semula laga kedua tim ini diharapkan bergulir Jakarta anntara Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta atau Jakarta International Stadium (JIS). Namun, semua gagal karena izin tidak diberikan.
"Yang pertama gini, udah pasti yang paling kecewa dengan situasi ini adalah Jakmania. Kenapa? Karena kekecewaan kami sudah 7 tahun kami tidak menggelar pertandingan Persija vs Persib di Jakarta," kata Diky di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
"Terakhir 2019 saat itu, dan kekecewaan yang bagi kami menyakitkan lagi juga bahwa ketika ternyata kami gagal memberikan apa ya, kepastian ataupun bukti yang cukup kepada beberapa stakeholder ketika kami menjadi tuan rumah yang baik di Jakarta," jelasnya.
Menurut Diky, The Jakmania sudah berusaha menjadi tuan rumah yang baik. Bahkan, loyalitas Persija Jakarta itu sukses menjamu suporter tamu seperti Bonek dengan baik.
"Itu kan sudah dilihat bagaimana ketika teman-teman Solo, teman-teman Malang, teman-teman Jepara, teman-teman Jogja, bahkan teman-teman Surabaya pun datang ke Jakarta, mereka pulang dengan aman dan nyaman," terangnya.
Baca Juga: Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
"Dari situ kita bisa terlihat bagaimana Jakmania memang konsen sekali untuk menjaga keamanan dan ketertiban apalagi di kotanya, apalagi di Jakarta gitu loh," ia menjelaskan.
Lebih lanjut, Diky sadar The Jakmania tidak bisa berbuat apa-apa sehingga harus menerima keputusan yang ada.
"Dan ya itulah pada akhirnya kami harus menghormati keputusan ini gitu loh, ya walaupun kami tetap berharap ada sisi keadilan juga," ucapnya.
"Sisi keadilan juga bahwa ya kami okelah kita enggak bisa main di Jakarta, tapi main di mana pun harus pakai penonton. Karena insyaallah ya teman-teman Jakmania juga berhak untuk menonton ya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026