Bola / Bola Dunia
Kamis, 07 Mei 2026 | 11:48 WIB
Presiden FIFA, Gianni Infantino. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Baca 10 detik
  • Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 mengikuti mekanisme pasar hiburan di Amerika Serikat.
  • Lonjakan harga terjadi karena tingginya permintaan yang mencapai lebih dari 500 juta pendaftar untuk seluruh pertandingan turnamen.
  • Tingginya harga tiket resmi dan penjualan kembali memicu kritik keras serta gugatan dari kelompok suporter Football Supporters Europe.

Suara.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino, membela mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026.

Menurutnya, lonjakan harga tersebut merupakan konsekuensi dari tingginya permintaan dan sistem pasar di AS yang memperbolehkan penjualan kembali tiket dengan harga jauh lebih tinggi.

Berbicara dalam konferensi Milken Institute Global Conference di Beverly Hills, California, Infantino menegaskan FIFA harus mengikuti harga pasar hiburan olahraga di Amerika Serikat.

“Kami harus melihat pasar. Kami berada di negara dengan industri hiburan paling berkembang di dunia, jadi kami harus menerapkan harga pasar,” kata Infantino dilansir dari Reuters.

Infantino menegaskan harga fantastis tersebut bukan harga resmi FIFA.

Bukan Prancis atau Argentina, Simulasi Matematika Prediksi Negara Ini Juara Piala Dunia 2026 [Istimewa]

“Kalau ada yang membeli tiket final seharga 2 juta dolar, saya pribadi akan membawakan hot dog dan Coca-Cola untuk memastikan dia mendapat pengalaman terbaik,” ujarnya sambil bercanda.

“Anda bahkan tidak bisa menonton pertandingan kampus di AS dengan harga di bawah 300 dolar, apalagi ini Piala Dunia,” tambahnya.

Harga tiket resmi memang melonjak tajam dibanding edisi sebelumnya.

Pada final 2022 di Qatar, tiket termahal dijual sekitar 1.600 dolar AS. Sementara untuk final 2026, harga resmi tiket tertinggi mencapai sekitar 11 ribu dolar AS.

Baca Juga: Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Meski mahal, Infantino menyebut permintaan tiket sangat luar biasa.

FIFA mengklaim menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, jauh meningkat dibanding gabungan Piala Dunia 2018 dan 2022 yang disebut kurang dari 50 juta permintaan.

Namun, di tengah tingginya harga, FIFA dilaporkan masih kesulitan menjual habis sejumlah pertandingan fase grup.

Tiket laga pembuka tuan rumah Amerika Serikat melawan Paraguay misalnya masih tersedia di situs resmi FIFA.

Harga tiket pertandingan tersebut dimulai dari 1.120 dolar AS atau setara Rp18,48 juta hingga lebih dari 4 ribu dolar AS.

Sementara paket hospitality mencapai lebih dari 6 ribu dolar AS per kursi.

Load More