Sepak bola Amerika Serikat mengalami lonjakan minat dan partisipasi masif menjelang perhelatan Piala Dunia 2026.
Suara.com - Demam sepak bola kini tengah melanda Amerika Serikat dengan skala yang jauh lebih besar dibandingkan 3 dekade silam.
Kondisi ini menandai pergeseran budaya olahraga di mana sepak bola bukan lagi sekadar tontonan asing bagi warga lokal.
Data terbaru menunjukkan bahwa infrastruktur liga profesional kini telah tumbuh secara organik di hampir seluruh penjuru negeri.
Fenomena ini diprediksi akan mencapai puncaknya saat kick-off Piala Dunia 2026 dimulai pada tanggal 11 Juni mendatang.
Publik kini melihat sepak bola sebagai bagian integral dari gaya hidup harian mereka, bukan sekadar hobi musiman.
Ekonom Wake Forest, Todd McFall, memberikan pandangannya mengenai perubahan perilaku ekonomi masyarakat terhadap olahraga ini.
"Orang-orang bersedia membayar untuk menonton sepak bola," ujar McFall kepada Axios.
"Mereka memahami sepak bola dan telah menjadikan sepak bola sebagai bagian dari hidup mereka," tambahnya.
Berdasarkan riset Nielsen, sekitar 37 persen responden meyakini ketertarikan mereka terhadap sepak bola akan terus meroket.
Baca Juga: Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis
Peningkatan ini dibarengi dengan kemudahan akses siaran pertandingan dari berbagai liga top dunia setiap harinya.
Statistik menunjukkan bahwa jumlah pemain sepak bola tingkat SMA telah meningkat dari 7,5 persen pada 1994 menjadi 10,6 persen.
Artinya, terdapat hampir sembilan ratus ribu pelajar yang aktif berkompetisi di lapangan hijau pada periode saat ini.
Secara keseluruhan, lebih dari 16 juta orang tercatat aktif memainkan sepak bola luar ruangan di seluruh Amerika Serikat.
Transformasi ini menciptakan peluang ekonomi baru melalui pembukaan berbagai jenjang liga profesional pria maupun wanita.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa ekosistem olahraga di Amerika Serikat telah matang secara kualitas dan kuantitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027
-
Persija vs Persib, Rizky Ridho Sampai Geleng-geleng Main Kandang Harus Pakai Pesawat
-
Pep Guardiola Berharap Arsenal Tergelincir di Markas West Ham United
-
Respons Berkelas John Herdman Usai Timnas Indonesia Masuk Grup F
-
Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026