Lionel Messi menginginkan Neymar segera sembuh agar dapat membela Brasil di ajang Piala Dunia.
Persahabatan erat Messi dan Neymar menjadi alasan kuat dukungan emosional ini terus diberikan publik.
Messi memprediksi persaingan ketat antara Argentina, Prancis, Spanyol, dan Brasil di turnamen mendatang.
"Dia tidak berpura-pura, dia menjalani hidupnya apa adanya, sesuai dengan apa yang dia rasakan tanpa khawatir akan dampaknya. Dia menjalani hidupnya, dia bahagia, dan dia sangat natural," tambahnya.
Messi juga memberikan pandangannya mengenai peta kekuatan tim-tim yang akan bersaing di turnamen mendatang.
Prancis dan Spanyol disebut sebagai dua negara yang memiliki kesiapan skuad paling matang untuk saat ini.
Meski Brasil sedang dalam masa transisi, Messi tetap menaruh hormat tinggi pada kualitas pemain yang mereka miliki.
"Kami tahu bahwa Piala Dunia selalu menjadi urusan yang rumit karena kaliber tim-tim yang terlibat. Kami harus penuh harapan -- sama seperti setiap orang Argentina setiap kali ada kompetisi resmi, baik itu Copa América atau Piala Dunia -- tetapi kita juga harus mengakui bahwa ada favorit lain di depan kita yang datang dalam kondisi lebih baik," ucapnya.
Lionel Messi mengakui bahwa tim nasional Argentina saat ini terus berevolusi dengan masuknya tenaga muda berbakat.
Pengalaman memenangi gelar sebelumnya menjadi modal berharga bagi regenerasi pemain dalam skuad Albiceleste tersebut.
Terkait masa depannya sendiri, Messi menegaskan kecintaannya pada sepak bola masih sangat besar dan belum meredup.
"Saya mencintai permainan ini, dan saya akan terus melakukannya sampai saya benar-benar tidak bisa lagi," tegas pemain Inter Miami tersebut.
Baca Juga: Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah
Ketangguhan mental tim asuhan Lionel Scaloni diprediksi akan tetap kompetitif melawan tim-tim besar lainnya di dunia.
Neymar telah menjalani serangkaian operasi pada lutut kirinya sejak akhir tahun lalu untuk memulihkan ligamen yang robek.
Absensi panjangnya membuat timnas Brasil kesulitan di kualifikasi, sementara Lionel Messi terus memantau kondisi sahabatnya tersebut dari Amerika Serikat.
Kedua pemain ini pernah membentuk trio lini depan paling mematikan dalam sejarah sepak bola saat masih berseragam Barcelona.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya