Bola / Bola Dunia
Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB
Lionel Messi (Inter Miami)
Baca 10 detik

Lionel Messi menginginkan Neymar segera sembuh agar dapat membela Brasil di ajang Piala Dunia.

Persahabatan erat Messi dan Neymar menjadi alasan kuat dukungan emosional ini terus diberikan publik.

Messi memprediksi persaingan ketat antara Argentina, Prancis, Spanyol, dan Brasil di turnamen mendatang.

"Dia tidak berpura-pura, dia menjalani hidupnya apa adanya, sesuai dengan apa yang dia rasakan tanpa khawatir akan dampaknya. Dia menjalani hidupnya, dia bahagia, dan dia sangat natural," tambahnya.

Messi juga memberikan pandangannya mengenai peta kekuatan tim-tim yang akan bersaing di turnamen mendatang.

Prancis dan Spanyol disebut sebagai dua negara yang memiliki kesiapan skuad paling matang untuk saat ini.

Meski Brasil sedang dalam masa transisi, Messi tetap menaruh hormat tinggi pada kualitas pemain yang mereka miliki.

"Kami tahu bahwa Piala Dunia selalu menjadi urusan yang rumit karena kaliber tim-tim yang terlibat. Kami harus penuh harapan -- sama seperti setiap orang Argentina setiap kali ada kompetisi resmi, baik itu Copa América atau Piala Dunia -- tetapi kita juga harus mengakui bahwa ada favorit lain di depan kita yang datang dalam kondisi lebih baik," ucapnya.

Lionel Messi mengakui bahwa tim nasional Argentina saat ini terus berevolusi dengan masuknya tenaga muda berbakat.

Pengalaman memenangi gelar sebelumnya menjadi modal berharga bagi regenerasi pemain dalam skuad Albiceleste tersebut.

Terkait masa depannya sendiri, Messi menegaskan kecintaannya pada sepak bola masih sangat besar dan belum meredup.

"Saya mencintai permainan ini, dan saya akan terus melakukannya sampai saya benar-benar tidak bisa lagi," tegas pemain Inter Miami tersebut.

Baca Juga: Profil Timnas Yordania: Kuda Hitam dari Timur Tengah

Ketangguhan mental tim asuhan Lionel Scaloni diprediksi akan tetap kompetitif melawan tim-tim besar lainnya di dunia.

Neymar telah menjalani serangkaian operasi pada lutut kirinya sejak akhir tahun lalu untuk memulihkan ligamen yang robek.

Absensi panjangnya membuat timnas Brasil kesulitan di kualifikasi, sementara Lionel Messi terus memantau kondisi sahabatnya tersebut dari Amerika Serikat.

Kedua pemain ini pernah membentuk trio lini depan paling mematikan dalam sejarah sepak bola saat masih berseragam Barcelona.

Load More