Suara.com - Pep Guardiola secara terbuka mengharapkan bantuan West Ham United untuk menjegal langkah Arsenal demi memuluskan jalan Manchester City merengkuh gelar juara.
Keberhasilan City memangkas selisih menjadi dua poin atas pemimpin klasemen menjadi bukti tekanan besar yang kini dirasakan tim rival.
Guardiola menyadari bahwa nasib trofi musim ini tidak lagi sepenuhnya berada di tangan anak asuhnya melainkan bergantung pada kegagalan lawan.
Kemenangan meyakinkan atas Brentford baru-baru ini menjadi modal psikologis penting sebelum memasuki pekan-pekan krusial di akhir musim.
Ambisi besar ini ditunjukkan sang manajer dengan memberikan dukungan moral yang unik kepada klub London Timur tersebut.
Saat meninggalkan ruang konferensi pers pasca laga kontra Brentford, Guardiola menyilangkan lengan membentuk simbol khas pendukung West Ham.
Ia pun meneriakkan slogan semangat bagi tim asuhan Nuno Espirito Santo tersebut dengan kalimat, "Ayo, kalian para Irons."
Sikap ini merujuk pada jadwal krusial di mana Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas West Ham pada hari Minggu mendatang.
Guardiola mengakui bahwa melawan Arsenal musim ini adalah tantangan yang sangat berat mengingat performa konsisten tim Meriam London.
Baca Juga: Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
"Kami sedang bertarung dengan tim yang berada di final Liga Champions tanpa menelan kekalahan dan telah memuncaki liga hampir sepanjang musim," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Strategi Manchester City saat ini adalah memenangkan seluruh laga sisa sambil menanti momentum terpelesetnya rival utama mereka di puncak.
Guardiola menekankan bahwa gairah bersaing di level tertinggi adalah hal yang sangat ia nikmati meski situasinya sangat kompetitif.
"Ini tidak ada di tangan kami sekarang jadi itu tergantung pada mereka yang kehilangan poin. Saya menyukainya. Saya senang berada di sini [dalam perburuan gelar] lagi," tegas Guardiola.
Setelah berhasil melewati hadangan Brentford, tantangan berikutnya bagi The Citizens adalah menghadapi Crystal Palace, Bournemouth, dan Aston Villa.
Manajemen rotasi pemain dan kebugaran fisik menjadi kunci utama mengingat City juga masih harus fokus pada partai final Piala FA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah