Bola / Bola Dunia
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:36 WIB
Lionel Messi (IG Lionel Messi)
Baca 10 detik
  • Gaji Messi naik menjadi Rp444 miliar, memperlebar jurang finansial antar klub di Amerika.

  • Inter Miami memecahkan rekor belanja pemain dengan total pengeluaran mencapai 54,57 juta dolar.

  • Hirving Lozano tetap digaji Rp146 miliar meskipun statusnya dibekukan dan tidak pernah bermain.

Di sisi lain, rata-rata pendapatan pemain di seluruh liga sebenarnya mengalami kenaikan moderat sebesar 6,1 persen. Upah rata-rata pemain kini menyentuh 688.816 dolar, namun pertumbuhan upah menengah atau median justru berjalan sangat lambat.

Sebanyak 133 pemain di liga kini berstatus sebagai jutawan dengan pendapatan tahunan minimal satu juta dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa kekayaan liga hanya terkonsentrasi pada segelintir pemain bintang sementara sisanya tertinggal jauh.

Saat ini, MLS dan para pemain masih terikat dalam Kesepakatan Tawaran Bersama (CBA) yang ditandatangani tahun 2021. Kesepakatan ini seharusnya berlaku hingga 2027, namun perubahan kalender kompetisi berpotensi memicu negosiasi ulang kontrak tersebut.

Rencana transisi jadwal pertandingan ke format musim panas dan musim semi diprediksi akan mengubah struktur finansial klub. Keberadaan Messi mungkin menguntungkan secara pemasaran, namun biaya yang harus dibayar adalah hilangnya keseimbangan ekonomi liga.

Major League Soccer sedang bertransformasi menjadi liga global sejak kedatangan Lionel Messi ke Florida pada tahun 2023. Namun, pertumbuhan ini dibarengi dengan masalah inflasi gaji yang membuat klub kecil kesulitan bersaing.

Sistem pembatasan gaji (salary cap) yang selama ini menjadi ciri khas olahraga Amerika Serikat mulai dipertanyakan efektivitasnya akibat besarnya kompensasi tambahan yang diterima pemain bintang melalui kesepakatan ekuitas dan sponsor.

Load More