- Arsenal akan menghadapi PSG di final Liga Champions di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu, 30 Mei 2026.
- Manajemen Arsenal membebankan biaya perjalanan sebesar 859 pounds kepada staf yang ingin menghadiri pertandingan final Liga Champions tersebut.
- Kebijakan tersebut memicu kekecewaan staf karena klub dinilai tidak menghargai kontribusi karyawan meski memiliki kondisi finansial yang sehat.
Suara.com - Di tengah euforia keberhasilan Arsenal menembus final Liga Champions untuk pertama kalinya dalam dua dekade, terselip sebuah kabar tak sedap dari internal klub.
Sejumlah staf non operasional dilaporkan merasa kecewa dan dikhianati setelah dibebani biaya perjalanan yang sangat mahal jika ingin ikut mendukung tim di partai puncak.
Setelah sukses menyingkirkan Atletico Madrid, The Gunners dijadwalkan akan menantang sang juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026).
Namun, di saat para pemain bersiap untuk laga terbesar dalam karier mereka, para pekerja di balik layar justru harus menelan pil pahit.
Menurut laporan The Telegraph, manajemen Arsenal memang memberikan satu tiket pertandingan gratis kepada setiap karyawan.
Namun untuk bisa sampai ke Budapest, mereka harus membayar biaya penerbangan sewa sebesar 859 pounds atau sekitar Rp20 juta.
"Jika masih ada tempat yang tersedia, rekan-rekan yang akan menghadiri final dapat memilih untuk membeli tiket pada penerbangan-penerbangan tersebut," demikian informasi yang disampaikan kepada para karyawan.
Nominal yang sangat tinggi ini sontak memicu kemarahan dan kekecewaan. Banyak staf merasa kontribusi dan kerja keras mereka sepanjang musim yang melelahkan sama sekali tidak dihargai oleh klub.
Terlebih mereka yang ikut ke Budapest juga dituntut untuk segera kembali ke London sehari setelahnya untuk persiapan parade juara.
Baca Juga: Klasemen Liga Prancis: PSG di Ambang Gelar, Lille Berjuang ke Liga Champions
Kekecewaan ini semakin menjadi-jadi jika melihat kondisi finansial klub yang sedang sangat sehat.
Keberhasilan menembus final Liga Champions telah memberikan suntikan dana segar sekitar 120 juta pounds (sekitar Rp2,4 triliun) ke kas klub.
Dengan pendapatan sebesar itu, keengganan manajemen untuk memberikan subsidi penuh bagi para stafnya dianggap sangat tidak pantas.
Situasi ini menjadi sangat kontras jika dibandingkan dengan kebijakan yang diambil oleh lawan mereka di final, PSG.
Di saat Arsenal menodong karyawannya sendiri, Les Parisiens justru menanggung seluruh biaya perjalanan dan akomodasi semua staf mereka tanpa terkecuali.
Sebagai alternatif, Arsenal dilaporkan hanya menawarkan fasilitas nonton bareng gratis di Stadion Emirates bagi para staf yang tidak mampu atau tidak bersedia membayar biaya perjalanan yang mahal tersebut.
Berita Terkait
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Cuma 9 Kali Starter, Ousmane Dembele Kembali Raih Pemain Terbaik Ligue 1
-
Dua Gelar Juara di Depan Mata Arsenal Diterpa Kabar Buruk, Mikel Arteta Panik?
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Hitung-hitungan Arsenal Juara Liga Inggris Premier League
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana