- Klub DPMM FC resmi mengakhiri kerja sama dengan penyerang Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, pada Rabu, 13 Mei 2026.
- Selama satu musim di Malaysia Super League, Sananta mencatatkan empat gol dan dua assist dalam 27 pertandingan.
- Setelah resmi berpisah dengan klub asal Brunei tersebut, Sananta kini tengah bersiap menentukan kelanjutan karier profesionalnya ke depan.
Suara.com - Kebersamaan Ramadhan Sananta dengan klub asal Brunei Darussalam, Duli Pengiran Muda Mahkota (DPMM) FC, resmi berakhir. Klub peserta Malaysia Super League 2025/2026 itu mengumumkan perpisahan dengan striker Timnas Indonesia tersebut pada Rabu (13/5/2026) malam WIB.
Tidak hanya melepas Ramadhan Sananta, DPMM FC juga mengucapkan salam perpisahan kepada penjaga gawang asing mereka, Michel.
Kedua pemain dipastikan tidak lagi menjadi bagian skuad untuk menghadapi musim depan.
Perjalanan Ramadhan Sananta bersama Duli Pengiran Muda Mahkota FC pun hanya berlangsung selama satu musim.
Setelah resmi berpisah, penyerang berusia 23 tahun itu kini mulai bersiap menentukan pelabuhan baru dalam karier profesionalnya.
"Terima kasih, Ramadhan Sananta dan Michel atas setiap momen, setiap perjuangan, dan setiap kenangan yang telah kalian berikan kepada klub musim ini," buka DPMM FC.
Klub yang berbasis di ibu kota Brunei Darussalam tersebut menilai kontribusi keduanya tetap memiliki arti penting bagi perjalanan tim sepanjang musim 2025/2026.
"Semangat, kerja keras, dan dedikasi kalian akan selalu dihargai para penggemar dan semua orang di klub. Tidak pernah mudah untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi kami bersyukur telah berbagi perjalanan ini bersama," jelas DPMM FC.
"Semoga kalian berdua mendapatkan yang terbaik dan semoga sukses di babak selanjutnya dalam karier kalian. Semoga kesuksesan selalu menyertai kalian di mana pun sepak bola membawa kalian. Sekali menjadi keluarga DPMM FC, selamanya menjadi keluarga DPMM FC," penutup pernyataan klub tersebut.
Baca Juga: Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
Selama memperkuat Duli Pengiran Muda Mahkota FC di kompetisi Malaysia, performa Ramadhan Sananta memang belum benar-benar menonjol.
Ia beberapa kali harus memulai pertandingan dari bangku cadangan dan tidak selalu menjadi pilihan utama di lini serang.
Sepanjang musim, mantan striker PSM Makassar itu tampil dalam 27 pertandingan di semua kompetisi.
Dari jumlah tersebut, Sananta mencatatkan empat gol dan dua assist.
Kini, masa depan Ramadhan Sananta menjadi perhatian para pencinta sepak bola Indonesia.
Ia berpeluang melanjutkan kiprah di luar negeri atau kembali berkompetisi di Liga Indonesia pada musim mendatang.
Berita Terkait
-
Striker Timnas Indonesia Ramadhan Sananta Resmi Berpisah dengan DPMM FC
-
Siapa Igor Sanders? Striker Diaspora yang Dipanggil Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-19
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027
-
Kurniawan Dwi Yulianto Minta Maaf usai Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil