-
Phil Foden mencatatkan dua assist krusial dalam kemenangan 3-0 City atas Crystal Palace.
-
Manchester City kini hanya tertinggal dua poin dari Arsenal di puncak klasemen sementara.
-
Penampilan gemilang ini memperkuat peluang Foden masuk skuat Piala Dunia pilihan Thomas Tuchel.
Suara.com - Kemenangan telak Manchester City atas Crystal Palace membuktikan bahwa ketergantungan pada sosok striker murni bukanlah satu-satunya jalan keluar. Visi bermain Phil Foden menjadi pembeda di saat skuat asuhan Pep Guardiola nyaris frustrasi menembus pertahanan rendah lawan.
Aksi individu yang berujung assist cerdas di babak pertama menjadi titik balik mentalitas bertanding The Citizens. Hasil ini memastikan persaingan memperebutkan takhta tertinggi Liga Inggris tetap membara hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.
Foden berhasil mematahkan keraguan publik setelah performanya sempat merosot drastis dan lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan. Penampilan gemilangnya kali ini seolah menjadi pesan keras bagi para pesaing bahwa City belum menyerah.
"Saya memeriksa beberapa kali sebelum menerima bola dan saya melihat Ant [Semenyo] membuat gerakan yang bagus," kata Foden tentang gol pembuka tersebut.
Keputusan cepat untuk melakukan operan tak terduga menjadi kunci pembuka ruang bagi lini serang City.
"Ini adalah salah satu momen di mana terkadang hal itu tidak berhasil," lanjut pemain berusia 25 tahun tersebut.
Keberanian mengambil risiko teknis di area krusial terbukti membuahkan hasil manis bagi skuat Manchester Biru.
"Terkadang sebuah risiko layak diambil dan saya sangat senang hal itu membuahkan hasil dan kami mencetak gol darinya. Sangat gembira bisa berkontribusi pada gol dan membantu rekan-rekan meraih tiga poin yang merupakan hal terpenting," tegas Foden.
Meski catatan golnya terhenti sejak Desember lalu, kontribusi kreatif Foden tetap tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pengamat. Mantan bek City, Micah Richards, bahkan menyebut eksekusi umpan tersebut sebagai sesuatu yang sangat memukau secara teknis.
Baca Juga: Manchester City Sikat Palace, Pep Guardiola Bawa Kabar Bahagia Jelang Final Piala FA
"Inilah mengapa saya mencintainya. Backheel kecil itu sangat sensasional," ungkap Richards dalam komentarnya di Sky Sports.
Hubungan emosional sebagai produk akademi membuat keberhasilan Foden memiliki nilai lebih di mata para penggemar setia.
"Saya ingin dia bermain dengan sangat baik karena dia berasal dari akademi. Itu jauh lebih berarti. Menghasilkan hal seperti ini dari akademi, visi dan cara mengeksekusi operan itu sangat mempesona bagi saya," tambahnya.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, kini berada dalam tekanan besar untuk menentukan nasib Foden di skuat internasional. Walaupun posisinya belum terjamin, banyak pihak menilai kecerdasan taktis Foden sangat dibutuhkan untuk turnamen besar.
"Ada pertandingan tertentu ketika Anda akan bermain melawan tim yang menggunakan blok rendah. Dia [Foden] adalah orang yang bisa membuka gerbang gol," ujar Richards memberi pembelaan.
Kualitas untuk membongkar pertahanan rapat menjadi aset langka yang jarang dimiliki pemain sayap konvensional lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Carlo Ancelotti Ogah Ladeni Psywar Jepang, Fokus Bawa Brasil ke 16 Besar Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan