Bola / Liga Inggris
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:40 WIB
Phil Foden dan Pep Guardiola (IG Manchester City)
Baca 10 detik
  • Phil Foden mencatatkan dua assist krusial dalam kemenangan 3-0 City atas Crystal Palace.

  • Manchester City kini hanya tertinggal dua poin dari Arsenal di puncak klasemen sementara.

  • Penampilan gemilang ini memperkuat peluang Foden masuk skuat Piala Dunia pilihan Thomas Tuchel.

"Saya tahu dia [Tuchel] menyukai Morgan Rogers yang berbeda dan lebih intens dengan tekanan mereka, tetapi dalam hal operan dan IQ otak sepak bola, saya akan membawanya," jelasnya lagi.

Richards meyakini bahwa dalam tekanan Piala Dunia, momen ajaib Foden bisa menjadi penentu kemenangan tim nasional.

Pep Guardiola tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap insting bermain sang gelandang yang dianggap sangat organik dan menyatu dengan tubuhnya. Bagi Pep, kualitas individu seperti inilah yang sanggup meruntuhkan strategi bertahan total yang sering diterapkan tim kecil.

"Pertandingan jenis ini, mereka bermain dengan blok rendah, itu adalah bakat bagi para pemain sayap, seperti Phil pada gol pertama," ucap Guardiola kepada BBC Match of the Day.

Pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa peran Foden akan terus krusial bagi masa depan klub di musim depan.

"Jenis permainan seperti ini, kualitas membuat perbedaan dan Phil memiliki banyak kualitas itu di dalam tubuhnya. Saya sangat senang dan puas," tutur mantan pelatih Barcelona tersebut.

Guardiola juga merasa tersentuh dengan apresiasi luar biasa dari publik stadion yang memberikan penghormatan saat Foden ditarik keluar.

"Dia harus memiliki peran besar di masa depan. Kami menginginkan yang terbaik untuk Phil dan Phil harus memberikan apa yang telah dia lakukan selama bertahun-tahun. Dia merasakan bagaimana orang-orang mencintainya, tepuk tangan meriah dari aksinya. Orang-orang ingin dia bahagia," pungkas sang manajer.

Pertarungan gelar kini bergantung pada konsistensi Arsenal di dua laga sisa mereka melawan Burnley dan juga Crystal Palace. Jika Meriam London berhasil menyapu bersih poin, maka usaha keras Manchester City akan berakhir sia-sia.

Baca Juga: Manchester City Sikat Palace, Pep Guardiola Bawa Kabar Bahagia Jelang Final Piala FA

"Tergantung pada mereka [Arsenal]. Jika mereka memenangkan dua pertandingan, tidak ada yang bisa dilakukan, tidak ada yang perlu dibicarakan. Yang bisa kami lakukan hanyalah berada di sana untuk berjaga-jaga," ujar Guardiola realistis.

Saat ini, kedua tim hanya terpaut tipis di klasemen dengan keunggulan selisih gol yang masih dipegang oleh City.

Persaingan ketat antara Manchester City dan Arsenal musim ini menjadi salah satu yang paling dramatis dalam sejarah Premier League. City sempat tertatih setelah melakukan rotasi besar karena fokus pada final Piala FA dan Liga Champions, namun kembalinya performa kunci pemain seperti Foden menjaga peluang mereka untuk meraih gelar ganda domestik tetap terbuka hingga hari terakhir kompetisi pada 24 Mei mendatang.

Load More