-
Kanchanaburi FC mengincar Park Hang-seo dengan tawaran gaji hingga Rp1 miliar per bulan.
-
Pelatih asal Korea Selatan tersebut diproyeksikan untuk membawa klub kembali ke kasta tertinggi.
-
Belum ada konfirmasi resmi mengenai peran pasti Park Hang-seo di klub Thailand tersebut.
Suara.com - Klub Thailand Kanchanaburi FC dilaporkan tengah mengincar tanda tangan Park Hang-seo untuk memimpin proyek ambisius mereka. Langkah berani ini diambil manajemen klub guna memastikan mereka segera kembali bersaing di kasta tertinggi kompetisi.
Kehadiran sosok legendaris asal Korea Selatan ini diyakini akan mengubah peta kekuatan tim yang baru saja terdegradasi. Kanchanaburi FC mencoba memanfaatkan status Park yang saat ini sedang tidak terikat kontrak sebagai pelatih kepala.
Dikutip dari vietnam.vn, tawaran yang disiapkan tidak main-main karena menyentuh angka sekitar 2 juta baht atau setara Rp1 miliar setiap bulannya. Nilai fantastis tersebut mencerminkan keseriusan klub dalam mengamankan jasa pelatih yang mengubah wajah sepak bola Vietnam.
Kabar ini memicu spekulasi luas mengenai apakah Park akan menjabat sebagai pelatih utama atau konsultan teknis. Pihak klub berharap reputasi besar sang pelatih mampu mendongkrak performa tim dalam waktu yang sangat singkat.
Media lokal Vietnam, seperti Dan Tri, mulai menyoroti potensi kembalinya sang maestro ke pinggir lapangan hijau. Hingga detik ini, baik pihak Park maupun klub masih menutup rapat rincian kesepakatan yang tengah dibangun.
Kanchanaburi FC ingin membangun fondasi yang kuat melalui pengalaman internasional yang dimiliki oleh mantan pelatih Vietnam tersebut. Fokus utama mereka adalah keluar dari tekanan Thai League 2 dan segera naik kelas musim depan.
Nama besar Park Hang-seo dianggap sebagai magnet bagi sponsor dan pemain berkualitas untuk bergabung ke klub. Keberhasilannya membawa tim sebelumnya meraih trofi bergengsi menjadi alasan utama ketertarikan klub asal Thailand ini.
Keputusan Park untuk kembali melatih akan menjadi kabar paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola Asia Tenggara. Publik menanti apakah ia akan menerima tantangan baru di liga yang memiliki atmosfer kompetitif seperti Thailand.
Meski selama ini aktif di balik layar, naluri kompetisi pelatih bertangan dingin ini dipercaya masih sangat tajam. Negosiasi ini diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam bursa transfer pelatih di kawasan regional tahun ini.
Baca Juga: Sempat 'Kagok' Usai Rujuk, Leo/Daniel Hajar Wakil China di 16 Besar Thailand Open 2026
Strategi jangka panjang sedang disusun agar klub tidak hanya sekadar numpang lewat saat berhasil promosi nantinya. Dukungan finansial yang kuat menjadi modal utama Kanchanaburi FC dalam menggoda Park Hang-seo untuk segera merapat.
Reputasi Park Hang-seo memang tidak perlu diragukan lagi setelah mencatatkan sejarah manis bersama Timnas Vietnam sejak 2017. Ia berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2018 dan membawa timnya berbicara banyak di level kontinental.
Ketegasannya dalam melatih seringkali menjadi bumbu menarik dalam persaingan panas di lapangan hijau antar negara ASEAN. Namanya juga selalu dikaitkan dengan persaingan taktik tingkat tinggi yang melibatkan pelatih papan atas asal Korea lainnya.
Salah satu momen yang paling diingat publik adalah persaingan sengitnya dengan juru taktik Timnas Indonesia saat ini. Keduanya kerap terlibat dalam perang urat syaraf yang membuat pertandingan regional selalu terasa seperti final yang emosional.
Rivalitas tersebut tidak hanya soal kemenangan di papan skor, tetapi juga mengenai gengsi harga diri antar pelatih. Park Hang-seo memiliki karakter kuat yang mampu membakar semangat juang anak asuhnya dalam setiap kondisi sulit.
Jika kepindahannya ke Thailand terealisasi, maka gairah kompetisi di Asia Tenggara dipastikan akan kembali memuncak secara signifikan. Kehadirannya selalu menjanjikan standar baru dalam pengembangan kualitas permainan tim yang sedang ia tangani.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Timnas Prancis Umumkan Skuad Piala Dunia 2026: Bawa Trio Maut Mbappe, Olise, Dembele!
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek