Bola / Bola Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 | 06:30 WIB
Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago. [MLSC]
Baca 10 detik
  • Turnamen MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 2 sukses diikuti 1.620 siswi pada 17 Mei 2026 di lokasi pertandingan.
  • SDN Pacarkeling V/186 B dan SDN Manukan Kulon berhasil menjadi juara kategori KU 12 serta KU 10.
  • Ajang ini bertujuan membangun ekosistem sepak bola putri berkualitas melalui program pembinaan pemain berbakat untuk tingkat nasional.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago, mengaku terkesan dengan kualitas permainan para peserta.

Menurutnya, Surabaya memiliki banyak talenta potensial yang bisa berkembang menjadi pemain level nasional jika mendapatkan pembinaan yang tepat.

“Kalau saya melihat individu-individu yang ada, begitu dikumpulkan menjadi satu tim dan dilatih dengan baik, mereka bisa bersaing dengan luar biasa,” ujar Jacksen.

Ia menegaskan MLSC bertujuan membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia yang lebih matang dan terstruktur.

Nantinya, pemain-pemain terbaik akan mengikuti program Extra Training sebelum diseleksi menuju MilkLife Soccer Challenge All-Stars di Kudus.

Pembinaan Jadi Fokus Utama

Perwakilan Asprov PSSI Jawa Timur, Arief Anton Sujarwo, turut mengapresiasi konsistensi pembinaan sepak bola putri usia dini.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelatih juga menjadi faktor penting untuk memajukan sepak bola wanita di Indonesia.

“Kalau kualitas pelatih bagus dan merata, sepak bola wanita akan semakin berkembang,” ujarnya.

Baca Juga: Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo

Panitia pelaksana, Edi Supriyanto, berharap antusiasme peserta terus meningkat pada seri-seri berikutnya.

“Harapan saya pada seri pertama tahun depan jumlah peserta bisa terus bertambah,” kata Edi.

Load More