Pabrik Toyota Karawang Pilih Tetap Pertahankan Tenaga Manusia ketimbang Robot

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:10 WIB
Proses produksi Toyota Veloz di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia. (Foto: TMMIN)
BACA 10 DETIK
  • PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia mengombinasikan tenaga manusia dan robot di pabrik Karawang pada 29 September 2026.
  • Perusahaan memberikan pelatihan pemrograman dan teknologi digital untuk meningkatkan kompetensi karyawan menghadapi era kendaraan elektrifikasi.
  • Toyota berhasil merakit lokal Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid, dan BEV bZ4X demi memperkuat ekosistem ramah lingkungan.

Suara.com - Penerapan teknologi otomatisasi di lini produksi otomotif terus berkembang, namun faktor sumber daya manusia tetap menjadi pilar utama. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia  (TMMIN) memilih langkah strategis dengan mengombinasikan peran tenaga kerja manusia dan teknologi robotik pada fasilitas perakitannya di Karawang, Jawa Barat.

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, I Nyoman Winaya mengungkapkan bahwa langkah otomatisasi dilakukan secara terukur mengikuti dinamika kebutuhan perakitan. Upaya modernisasi fasilitas manufaktur tersebut berjalan berdampingan dengan program peningkatan keahlian para pekerja.

"Namun, di saat yang sama, kami juga memastikan bahwa kemampuan dan kompetensi karyawan terus dikembangkan," jelas Nyoman, saat ditemui di pabrik PT TMMIN, di Karawang, belum lama ini, Jumat (2/10/2026).

Pelatihan berkelanjutan berfokus pada penguasaan pemrograman serta pemahaman teknologi digital modern. Langkah transformasi kemampuan pekerja ini krusial mengingat industri otomotif nasional sedang melaju kencang menuju era elektrifikasi.

"Khususnya dalam era elektrifikasi, sebelum memulai produksi kendaraan elektrifikasi kami melakukan persiapan bukan hanya dari sisi teknologi, dan fasilitas manufaktur, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia (SDM)," tambah Nyoman.

Penguatan kapasitas tenaga kerja mencakup standar keselamatan kerja, efisiensi perakitan, distribusi, hingga pengawasan mutu kendaraan.

"Kami mempersiapkan SDM melalui berbagai kompetensi yang berhubungan dengan elektrifikasi dalam hal safety, proses produksi, proses delivery hingga kontrol kualitas," tegas Nyoman.

Kiprah produksi kendaraan ramah lingkungan Toyota di Tanah Air ditandai lewat peluncuran Kijang Innova Zenix Hybrid EV pada 2022. Ekosistem perakitan lokal makin solid saat Yaris Cross Hybrid EV menyulut lini produksi pada 2023. Langkah ini disempurnakan lewat perakitan lokal model Battery Electric Vehicle atau BEV yaitu bZ4X pada akhir 2025.

Penguasaan teknologi elektrifikasi menuntut ketelitian tinggi pada komponen utama seperti baterai, Power Control Unit, transaxle, motor listrik, dan wiring harness. Pengintegrasian sistem canggih tersebut membuktikan bahwa kapabilitas manufaktur otomotif Indonesia terus naik kelas.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com