- I.League tengah menyiapkan kembalinya turnamen Piala Indonesia setelah vakum selama tujuh tahun sejak musim 2018/2019.
- Operator liga sedang menyusun sinkronisasi jadwal domestik agar tidak berbenturan dengan agenda AFC dan ASEAN musim 2026/2027.
- Kembalinya turnamen bertujuan meningkatkan jam terbang pemain serta memberikan kesempatan regenerasi bagi bakat muda di seluruh daerah.
Asep menambahkan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut mendorong peningkatan jumlah pertandingan bagi klub dan pemain Indonesia.
Karena itu, I.League kini mencari format kompetisi yang mampu memberikan lebih banyak menit bermain bagi pesepak bola nasional.
Menurutnya, kembalinya Piala Indonesia bisa menjadi jawaban untuk meningkatkan intensitas pertandingan selama satu musim penuh.
Selain itu, ajang tersebut juga dinilai berpotensi membuka ruang regenerasi pemain muda dari berbagai daerah.
Meski begitu, I.League masih belum menetapkan kapan Piala Indonesia resmi kembali digelar. Saat ini, operator kompetisi masih melakukan pembahasan internal terkait format serta jadwal pelaksanaan.
“Kami ingin semua benar-benar siap dan sinkron dengan agenda AFC maupun ASEAN. Oleh karena itu, seluruh perencanaan harus matang sebelum diumumkan ke publik,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Persija Pilih JIS untuk Laga Kandang Terakhir Super League Musim Ini
-
Beckham Putra: Insya Allah Persib Bandung Hattrick Juara Super League
-
Hadapi Persijap, Persib Bandung Berpotensi Tanpa Marc Klok, Ini Penyebabnya
-
Demi Gelar Juara, Pelatih Borneo FC Terang-terangan Dukung Persijap Gulingkan Persib
-
Menuju Pekan ke-34 BRI Super League: Umuh Muchtar Minta Penggawa Persib Rem Euforia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN