- Lamine Yamal menargetkan rekor pemain termuda yang mencetak hat-trick bagi Spanyol pada Piala Dunia 2026 mendatang.
- Ambisi tersebut terinspirasi dari candaan rekan setimnya, Gavi, mengenai rekor gol termuda di Timnas Spanyol.
- Sebagai juara EURO 2024, Yamal menegaskan Spanyol harus tetap fokus menghadapi persaingan berat demi meraih gelar juara.
Suara.com - Wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, mengusung ambisi besar menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Turnamen tersebut akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.
Pemain sayap andalan Timnas Spanyol itu bertekad mencatat sejarah sebagai pemain termuda La Roja yang mampu mencetak hattrick di ajang Piala Dunia.
“Saya hanya perlu melakukan yang lebih baik, menjadi pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia,” kata Yamal dalam wawancara di laman resmi FIFA.
Candaan Gavi Jadi Pemicu Ambisi Yamal
Motivasi besar Yamal ternyata dipicu candaan rekan setimnya di Barcelona dan Timnas Spanyol, Gavi.
Saat ini, Gavi masih memegang rekor sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah Timnas Spanyol setelah mencetak gol pada usia 17 tahun.
Yamal mengungkapkan bahwa sejak perayaan gelar EURO 2024, Gavi kerap bercanda bahwa rekornya akan sulit dipecahkan.
Alih-alih hanya menyamai catatan tersebut, Yamal justru ingin menciptakan sejarah baru dengan mencetak tiga gol dalam satu pertandingan.
Baca Juga: Dipanggil ke Skuad Piala Dunia 2026, Neymar Harus Patuhi 3 Tuntutan dari Carlo Ancelotti
“Jika saya mencetak gol kedua, mungkin saya akan memberi sedikit anggukan kepada Gavi, karena dia baru punya satu, tapi saya akan berusaha mencetak ketiganya,” ujar Yamal.
Spanyol Diingatkan Tetap Fokus
Di luar target pribadinya, Yamal juga menyadari bahwa Timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi.
Status juara EURO 2024 membuat La Roja masuk jajaran favorit juara Piala Dunia edisi kali ini.
Meski begitu, Yamal menegaskan bahwa label unggulan tidak menjamin kemenangan di lapangan.
Menurutnya, Spanyol tetap harus bekerja keras menghadapi tim-tim kuat seperti Tim Nasional Argentina, Tim Nasional Prancis, Tim Nasional Portugal, hingga Tim Nasional Inggris.
“Bagi kami, ini tentang memberikan segalanya untuk Spanyol dan mempercayai cara kami bermain karena, menurut saya, kami memainkan sepak bola terbaik,” tegasnya.
Yamal berharap Timnas Spanyol mampu tampil maksimal dan melaju hingga partai final.
Sebagai informasi, Spanyol tergabung di Grup H bersama Tim Nasional Uruguay, Tim Nasional Arab Saudi, dan Tim Nasional Cabo Verde.
Berita Terkait
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Catat! Nonton Piala Dunia 2026 Kini Lebih Gampang
-
Piala Dunia 2026 Terancam Ricuh, Pekerja Stadion Los Angeles Ancam Mogok
-
Daftar Top Skor Piala Dunia Sepanjang Sejarah, Kylian Mbappe Incar Rekor Baru di 2026
-
Ancelotti Lebih Pilih Neymar, Joao Pedro: Mimpi Saya Tampil di Piala Dunia Dihancurkan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan