Bola / Bola Dunia
Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:19 WIB
Gelandang Manchester United asal Denmark, Christian Eriksen dan bek Inggris Harry Maguire bereaksi setelah pertandingan Liga Inggris atau Premier League antara Manchester United vs Liverpool di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 1 September 2024. Paul ELLIS / AFP
Baca 10 detik
  • Thomas Tuchel mencoret Harry Maguire dari skuad Timnas Inggris menjelang turnamen Piala Dunia 2026.

  • Harry Maguire mengaku sangat terkejut dan kecewa berat karena merasa performanya sedang sangat stabil.

  • Pertandingan perdana Timnas Inggris tanpa kehadiran bek senior tersebut akan dimulai melawan tim Kroasia.

Suara.com - Kebijakan radikal Thomas Tuchel langsung memakan korban besar sebelum skuad resmi Tiga Singa Timnas Inggris  diumumkan ke publik. Bek senior Harry Maguire dipastikan kehilangan tempatnya dalam ambisi internasional menjelang turnamen akbar musim panas ini.

Langkah berani sang pelatih mencerminkan perubahan total dalam hierarki pertahanan tim nasional. Keputusan ini sekaligus mengakhiri dominasi panjang sang pemain bertahan di lini belakang negaranya.

Maguire meluapkan isi hatinya secara terbuka melalui media sosial pribadinya pada Kamis malam WIB. Pemain berusia 33 tahun itu tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas vonis sepihak tersebut.

Gol Harry Maguire yang tercipta di detik-detik akhir pertandingan menjadi satu-satunya gol dalam laga tersebut dan mengakhiri perlawanan tim asal Prancis itu. (ig Manchester United)

"Saya yakin bisa memainkan peran besar untuk negara saya musim panas ini setelah musim yang saya jalani. Saya terkejut dan sangat kecewa dengan keputusan ini," tulis bek berusia 33 tahun itu.

Meskipun memendam kekecewaan yang mendalam, profesionalisme mantan kapten Setan Merah tersebut tetap terjaga. Ia tetap memberikan dukungan moral penuh kepada rekan sejawatnya yang berangkat bertanding.

"Saya berharap para pemain mendapat yang terbaik," demikian tulis Maguire dalam unggahan yang sama.

Pencoretan ini terasa ironis mengingat sang pemain baru saja menemukan kembali performa terbaiknya di level domestik. Setelah sempat tersisih di awal musim, ia berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai bek papan atas.

Kolase Harry Maguire dengan Mees Hilgers. (Dok. MU dan Twente)

Kehadirannya di bawah asuhan Michael Carrick menjadi pilar penting kebangkitan lini belakang klubnya. Pemulihan cedera hamstring pada Januari lalu menjadi titik balik penampilannya yang terus menanjak.

Secara statistik, kontribusi nyata sang pemain di level klub musim ini sebenarnya tergolong sangat impresif. Ia berhasil mengemas 24 performa solid dan mengamankan posisi zona elite Eropa untuk timnya.

Baca Juga: FIFA Mau Tambah Peserta Piala Dunia 2030, Peluang Timnas Indonesia Makin Terbuka

Namun, rapor impresif di kompetisi domestik tersebut ternyata gagal melunakkan hati juru taktik baru Tiga Singa. Keputusan taktis sang manajer tampaknya lebih memilih regenerasi total untuk strategi barunya.

Pencoretan ini menjadi pukulan telak mengingat rekam jejak historis sang pemain yang sangat mumpuni. Ia tercatat sudah mengoleksi 66 penampilan internasional dan selalu menjadi pilihan utama pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya.

Ketidakhadirannya kali ini menambah panjang catatan buruknya setelah sebelumnya terpaksa absen pada ajang Euro 2024. Turnamen akbar di Amerika Serikat nanti dipastikan kehilangan salah satu sosok paling berpengalaman di lini belakang.

Sementara itu, persiapan tim nasional terus berjalan tanpa kehadiran sang bek senior di lini pertahanan. Sang pelatih kini harus membuktikan bahwa perjudian taktisnya mencoret pemain berpengalaman adalah langkah yang tepat.

Laga perdana fase Grup L akan langsung menguji ketangguhan tembok baru pertahanan tanpa komando sang pemain senior. Mereka dijadwalkan bersua Kroasia pada 18 Juni di kota Dallas sebagai ujian pembuka.

Petualangan internasional Tiga Singa kemudian bakal berlanjut di Boston untuk menantang kekuatan wakil Afrika, Ghana, pada 24 Juni. Fase krusial babak grup ini akan ditutup dengan menghadapi tantangan Panama pada 28 Juni di New Jersey.

Load More