Bola / Bola Indonesia
Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:49 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (Dok. PSSI)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia akan berlaga di Grup A Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
  • Pelatih John Herdman menerapkan pendekatan fokus pada setiap pertandingan untuk menjaga konsistensi performa skuad Garuda sepanjang turnamen berlangsung.
  • Filosofi realistis yang diusung Herdman bertujuan agar para pemain tidak terbebani target juara dan tetap mengutamakan proses kompetisi.

Suara.com - Timnas Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar di ajang Piala AFF 2026 yang akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.

Skuad Garuda masuk ke Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang laga kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Meski publik memiliki ekspektasi tinggi terhadap performa Timnas Indonesia, pelatih John Herdman memilih mengambil pendekatan yang lebih tenang dan realistis.

Ia menegaskan bahwa fokus utama tim bukan langsung membicarakan gelar juara, melainkan menjalani setiap pertandingan dengan maksimal.

"Satu pertandingan demi satu pertandingan," kata John Herdman kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Skuad Timnas Indonesia. (pssi.org)

"Menurut saya, kalau anda terlalu fokus pada hasil akhir, anda akan kehilangan esensi prosesnya dan terbawa kebisingan di luar," jelasnya.

Pelatih asal Inggris tersebut mengaku belajar banyak dari pengalamannya saat membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022.

Menurutnya, kesuksesan besar tidak datang secara instan, melainkan melalui konsistensi dalam setiap laga.

"Saat saya menjalani kualifikasi Piala Dunia bersama Kanada, kami memiliki 17 pertandingan untuk lolos (ke Piala Dunia). Tak sekali pun kami memandang puncak gunung," jelasnya.

Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia! John Herdman Kirim Ancaman ke Jepang, Garuda Akan Lebih Ganas

"Di awal, kami saling meyakinkan bahwa kami bisa melakukannya, kami berkomitmen pada sejumlah poin yang menurut kami perlu diraih. Itu adalah kali terakhir kami membicarakannya," tambahnya.

Herdman menjelaskan bahwa setelah menetapkan komitmen bersama, timnya hanya fokus menghadapi lawan demi lawan tanpa terbebani target besar di akhir perjalanan.

Pendekatan tersebut terbukti sukses ketika Kanada akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian hampir 40 tahun.

Kini, filosofi yang sama coba diterapkannya bersama Timnas Indonesia. Herdman percaya proses yang benar akan membawa hasil yang maksimal bagi Skuad Garuda di turnamen Asia Tenggara nanti.

"Fokusnya adalah satu lawan tiap pertandingan. Siapa lawan di pertandingan pertama? Kami belum tahu," kata pelatih kelahiran Inggris itu.

Ia pun optimistis para pemain Timnas Indonesia mampu tampil habis-habisan di setiap pertandingan demi membuka peluang melangkah jauh di Piala AFF 2026.

"Saya tidak ingin berbicara bahwa kami akan memenangkan turnamen ini. Jika kami menjalani proses dengan benar dan memiliki mentalitas yang tepat, hasilnya akan datang dengan sendirinya," pungkasnya.

Load More