-
Adam Alis menjadi sosok kunci yang membawa lini tengah Persib Bandung tampil sangat dominan.
-
Gelandang serba bisa ini sukses mencetak gol-gol krusial penentu kemenangan di laga penting.
-
Kontribusi besarnya dari status pinjaman hingga dipermanenkan berbuah trofi juara bagi Maung Bandung.
Suara.com - Keseimbangan taktik Persib Bandung musim ini menemukan jangkar utamanya pada sosok gelandang serba bisa, Adam Alis.
Pemain bernomor punggung mumpuni ini bertransformasi dari sekadar tenaga pinjaman menjadi pilar yang tidak tergantikan.
Kehadiran Adam di lapangan tengah memberikan dimensi permainan yang lebih hidup bagi taktik Pangeran Biru.
Kemampuannya menggalang lini tengah membuat dominasi permainan selalu berpihak pada skuad Maung Bandung.
Catatan impresifnya musim ini menjadi bukti sahih betapa ketergantungan tim terhadap visinya sangat besar.
Total 35 pertandingan telah ia lahap di berbagai kompetisi bergengsi, termasuk level Asia.
Sumbangan tujuh golnya menjadi bukti konkret bahwa ia bukan sekadar gelandang pengangkut air biasa.
Ketajaman Adam sering kali muncul pada momen krusial saat tim mengalami jalan buntu.
Aksi heroiknya terlihat jelas saat Persib berhasil membalikkan keadaan secara dramatis melawan Selangor FC.
Baca Juga: Bojan Hodak Ungkap Rahasia Sukses Persib Bandung Hattrick Juara Super League
Masuk sebagai pemain pengganti, ia memborong dua gol yang memicu kebangkitan total Pangeran Biru.
Dampak magis sang pemain kembali tersaji dalam laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta.
Dua peluang emas yang didapatnya berhasil dikonversi menjadi dua gol kemenangan yang sangat menentukan.
Performa klinis tersebut sekaligus mengunci langkah Persib menuju takhta tertinggi kompetisi domestik musim ini.
Keunggulan utama pria kelahiran Jakarta ini terletak pada fleksibilitas posisinya yang sangat dinamis.
Ia mampu mengemban tugas sama baiknya sebagai gelandang serang, gelandang tengah, maupun gelandang bertahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional
-
KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta
-
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
-
Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan
-
Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak
-
Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026
-
BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla