-
Persib Bandung resmi mengunci gelar juara Super League 2025-2026 setelah menahan imbang Persijap Jepara.
-
Thom Haye langsung mencicipi gelar juara bergengsi pada musim pertamanya berkarier di sepak bola Indonesia.
-
Maung Bandung menorehkan rekor fantastis dengan tidak pernah terkalahkan di kandang sepanjang musim kompetisi.
Suara.com - Persib Bandung sukses mengamankan takhta tertinggi sepak bola tanah air setelah menyudahi kompetisi dengan drama yang mendebarkan. Kepastian gelar ini diraih pasca laga penutup pekan ke-34 menghadapi Persijap Jepara berakhir tanpa gol.
Sebuah poin dari hasil imbang sejatinya sudah lebih dari cukup untuk membuat Maung Bandung bertengger di puncak klasemen. Kedigdayaan catatan head to head atas Borneo FC menjadi garansi mutlak bagi armada Bandung untuk mengunci trofi.
Mentalitas pemenang ditunjukkan skuad asuhan Pangeran Biru dengan tidak memilih bermain aman di hadapan publik sendiri. Sepanjang dua babak berjalan, intensitas serangan tinggi terus dilancarkan demi memburu kemenangan sempurna di hadapan Bobotoh.
Ketegangan di area teknis sempat memuncak karena penyelesaian akhir yang buntu hingga peluit panjang ditiupkan wasit. Berulang kali peluang emas tercipta di mulut gawang lawan, namun papan skor tetap tidak bergeming.
Bagi jenderal lapangan tengah Thom Haye, pencapaian luar biasa ini terasa sangat emosional sekaligus mencatatkan sejarah baru. Legiun asing tersebut langsung merasakan atmosfer mengangkat piala pada musim perdananya merumput di kompetisi Indonesia.
Aktor lini tengah timnas ini mengungkapkan bahwa timnya sama sekali tidak mengincar hasil aman sejak awal laga dimulai. Hasrat untuk mempersembahkan kemenangan penutup membuat seluruh pemain tampil menekan tanpa memberikan ruang bagi lawan.
Kendati target poin penuh meleset, determinasi tinggi yang ditunjukkan sepanjang musim menjadi kunci utama keberhasilan mereka. Haye tidak menampik adanya riak ketegangan yang sempat melanda internal tim akibat kebuntuan lini depan.
"Kami tahu kami bisa bermain imbang, tapi kami saling bilang bahwa kami ingin menang."
Mantan penggawa Almere City tersebut bahkan merasa tidak percaya dengan ketidakberuntungan lini serang timnya dalam mengonversi peluang. Dominasi mutlak di lapangan hijau gagal berbuah selebrasi gol akibat rapatnya barisan pertahanan musuh.
Baca Juga: Eliano Reijnders: Laga Persib Bandung vs Persijap Final Demi Gelar Juara
"Saya tidak tahu kenapa kami tidak menang. Menurutku kami menembak 20 kali. Tapi di akhir pertandingan tetap menegangkan karena skornya nol."
Rasa frustrasi akibat kegagalan mencetak gol seketika menguap begitu kepastian gelar juara berada di tangan mereka. Perjuangan melelahkan sepanjang musim terbayar lunas dengan suka cita perayaan gelar yang sudah dinantikan.
Pemain naturalisasi andalan Indonesia ini menegaskan bahwa kesiapan mental rekan-rekannya sudah terbentuk jauh sebelum laga final ini digelar. Evaluasi matang dan rasa saling percaya antar-lini menjadi pondasi utama yang membuat tim begitu disegani.
Keberhasilan merengkuh trofi kasta tertinggi ini kian sempurna dengan catatan rekor yang sangat impresif. Maung Bandung menasbihkan diri sebagai tim yang memiliki benteng pertahanan paling angker bagi tim tamu.
Sepanjang pergelaran kompetisi musim ini berjalan, tidak ada satu pun klub yang mampu mencuri poin penuh dari markas Persib. Skuad kebanggaan Jawa Barat ini sukses mengamankan 15 kali kemenangan dan hanya dua kali ditahan imbang di kandang.
Secara akumulatif, performa impresif tim juara ini hanya ternoda oleh tiga kekalahan dari total 34 pertandingan. Catatan superior tersebut menegaskan kelayakan mereka berdiri di podium tertinggi sepak bola nasional.
Konteks persaingan ketat musim ini memperlihatkan bagaimana Persib harus bersaing ketat dengan Borneo FC hingga pekan terakhir. Konsistensi performa di laga-laga krusial menjadi pembeda utama yang mengantarkan piala ke Kota Kembang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026