Bola / Liga Inggris
Senin, 25 Mei 2026 | 07:42 WIB
West Ham United dipastikan degradasi dari Premier League setelah 14 tahun. (Dok. West Ham)
Baca 10 detik
  • West Ham United resmi terdegradasi dari Liga Inggris pada Minggu (24/5/2026) setelah finis di bawah Tottenham Hotspur.
  • Meskipun West Ham menang 3-0 atas Leeds United di London Stadium, hasil tersebut gagal menyelamatkan posisi mereka.
  • Kekalahan ini memaksa West Ham bermain di Championship musim depan setelah bertahan selama 14 tahun di liga.

Suara.com - Pelatih West Ham United, Nuno Espirito Santo, mengaku sedih setelah timnya dipastikan terdegradasi dari Liga Inggris meski berhasil menang 3-0 atas Leeds United pada pekan terakhir musim 2025/2026, Minggu (24/5/2026).

Tiga gol kemenangan West Ham dicetak oleh Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson di London Stadium.

Namun, kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan The Hammers dari degradasi. West Ham tetap turun kasta setelah Tottenham Hotspur sukses mengalahkan Everton dengan skor 1-0.

Hasil itu membuat Tottenham finis dua poin di atas West Ham sekaligus memastikan klub asal London Timur tersebut harus bermain di Championship musim depan setelah 14 tahun bertahan di Liga Inggris.

“Kami sedih, kami kecewa, dan memang itu yang kami rasakan saat ini. Kami tahu misi kami sangat berat karena nasib tidak sepenuhnya ada di tangan kami,” ujar Nuno dilansir dari Tribal Football.

Pelatih asal Portugal itu mengatakan West Ham sebenarnya sudah menjalankan tugas dengan baik lewat kemenangan atas Leeds, tetapi hasil pertandingan lain membuat mereka tetap gagal bertahan.

“Kami sudah melakukan bagian kami, tetapi itu tidak cukup,” lanjutnya.

Nuno juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang musim meski tim berada dalam situasi sulit.

“Kami harus meminta maaf kepada para suporter dan berterima kasih atas dukungan luar biasa mereka,” kata Nuno.

Baca Juga: Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti

Meski kecewa dengan hasil akhir musim, mantan pelatih Wolverhampton Wanderers itu tetap memuji karakter para pemainnya yang dinilai mampu menutup musim dengan penuh harga diri.

“Saya bangga kepada para pemain. Ini hari yang sangat berat, tetapi mereka menunjukkan karakter dan martabat,” ujarnya.

Nuno menambahkan bahwa West Ham tetap merupakan klub besar yang layak berada di Liga Inggris. Namun, ia menegaskan saat ini timnya masih perlu menerima kenyataan pahit tersebut sebelum mulai memikirkan masa depan.

“West Ham adalah klub Premier League dan pantas berada di Premier League,” tutupnya.

Load More