- West Ham United resmi terdegradasi dari Liga Inggris pada Minggu (24/5/2026) setelah finis di bawah Tottenham Hotspur.
- Meskipun West Ham menang 3-0 atas Leeds United di London Stadium, hasil tersebut gagal menyelamatkan posisi mereka.
- Kekalahan ini memaksa West Ham bermain di Championship musim depan setelah bertahan selama 14 tahun di liga.
Suara.com - Pelatih West Ham United, Nuno Espirito Santo, mengaku sedih setelah timnya dipastikan terdegradasi dari Liga Inggris meski berhasil menang 3-0 atas Leeds United pada pekan terakhir musim 2025/2026, Minggu (24/5/2026).
Tiga gol kemenangan West Ham dicetak oleh Taty Castellanos, Jarrod Bowen, dan Callum Wilson di London Stadium.
Namun, kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan The Hammers dari degradasi. West Ham tetap turun kasta setelah Tottenham Hotspur sukses mengalahkan Everton dengan skor 1-0.
Hasil itu membuat Tottenham finis dua poin di atas West Ham sekaligus memastikan klub asal London Timur tersebut harus bermain di Championship musim depan setelah 14 tahun bertahan di Liga Inggris.
“Kami sedih, kami kecewa, dan memang itu yang kami rasakan saat ini. Kami tahu misi kami sangat berat karena nasib tidak sepenuhnya ada di tangan kami,” ujar Nuno dilansir dari Tribal Football.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan West Ham sebenarnya sudah menjalankan tugas dengan baik lewat kemenangan atas Leeds, tetapi hasil pertandingan lain membuat mereka tetap gagal bertahan.
“Kami sudah melakukan bagian kami, tetapi itu tidak cukup,” lanjutnya.
Nuno juga menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang terus memberikan dukungan sepanjang musim meski tim berada dalam situasi sulit.
“Kami harus meminta maaf kepada para suporter dan berterima kasih atas dukungan luar biasa mereka,” kata Nuno.
Baca Juga: Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
Meski kecewa dengan hasil akhir musim, mantan pelatih Wolverhampton Wanderers itu tetap memuji karakter para pemainnya yang dinilai mampu menutup musim dengan penuh harga diri.
“Saya bangga kepada para pemain. Ini hari yang sangat berat, tetapi mereka menunjukkan karakter dan martabat,” ujarnya.
Nuno menambahkan bahwa West Ham tetap merupakan klub besar yang layak berada di Liga Inggris. Namun, ia menegaskan saat ini timnya masih perlu menerima kenyataan pahit tersebut sebelum mulai memikirkan masa depan.
“West Ham adalah klub Premier League dan pantas berada di Premier League,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tottenham Dipastikan Selamat dari Degradasi, Bertahan di Premier League
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26, Hat-trick Gelar Top Skor
-
Arsenal Tutup Musim dengan Kemenangan atas Crystal Palace, Modal Positif Jelang Final Liga Champions
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau
-
Dobrak Format Konvensional, Jakal Bookshop Fest 2026 Hadirkan 140 Aktivasi
-
Pembangunan Papua Masih Diiringi Konflik, Sejarawan Pertanyakan: Untuk Siapa?
-
Beli Buku Lebih Murah! Nikmati Diskon 20 Persen di Kinokuniya Pakai BRI