- Wasit Daniel Siebert terpilih memimpin final Liga Champions 2025/2026 antara Arsenal dan PSG di Budapest pada 30 Mei.
- Penunjukan Siebert didasarkan pada kepercayaan UEFA setelah ia memimpin sembilan pertandingan sepanjang musim Liga Champions 2025/2026.
- Karier Siebert diwarnai kontroversi keputusan wasit, termasuk pada Piala Dunia 2022 serta laga semifinal Arsenal melawan Atletico Madrid.
Suara.com - Daniel Siebert akan menjadi sosok yang disorot saat memimpin final Liga Champions 2025/2026 antara Arsenal vs PSG, Sabtu (30/5) malam WIB di Budapest.
Lahir di Berlin pada 1984, Siebert mulai memimpin pertandingan Bundesliga sejak 2012 dan memperoleh lisensi FIFA pada 2015.
Dalam beberapa tahun terakhir, namanya masuk dalam jajaran wasit yang paling dipercaya UEFA untuk menangani pertandingan-pertandingan penting di kompetisi Eropa.
Media Jerman menilai penunjukan Siebert sebagai kehormatan besar.
Stasiun televisi Jerman, ZDF menyebut final PSG kontra Arsenal sebagai final kompetisi antarklub Eropa pertama yang dipimpinnya sebagai wasit utama.
Kepercayaan UEFA terhadap Siebert tidak datang secara tiba-tiba.
Sepanjang musim Liga Champions 2025/2026, Siebert telah memimpin sembilan pertandingan, termasuk semifinal leg kedua antara Arsenal dan Atletico Madrid yang berlangsung dalam tensi tinggi.
Harian Jerman Suddeutsche Zeitung menyebut penunjukan tersebut sebagai kehormatan besar bagi dunia perwasitan Jerman.
Kontroversi Besar di Piala Dunia 2022
Baca Juga: Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui
Salah satu momen paling kontroversial dalam karier Siebert terjadi pada Piala Dunia 2022 saat memimpin pertandingan Uruguay melawan Ghana.
Dalam laga tersebut, Uruguay merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan yang berkaitan dengan insiden penalti. Kekecewaan memuncak setelah pertandingan berakhir dan Uruguay gagal lolos ke babak berikutnya.
Media olahraga Jerman Kicker melaporkan bahwa sejumlah pemain dan ofisial Uruguay melakukan protes keras terhadap Siebert.
Beberapa pemain bahkan mendatanginya secara agresif di lapangan setelah peluit akhir dibunyikan.
Insiden tersebut menjadi perhatian dunia sepak bola.
Tak lama kemudian, Suddeutsche Zeitung melaporkan bahwa Siebert tidak lagi mendapatkan penugasan pada fase-fase akhir turnamen.
Berita Terkait
-
Final Liga Champions PSG vs Arsenal: 10 Fakta Penting yang Wajib Diketahui
-
Final Champions League: Benturan Ideologi Klasik Arsenal Lawan Gaya Futuristik Skuat PSG
-
Santos Buka Suara soal Polemik Cedera Neymar Jelang Piala Dunia 2026
-
Kontrak Mikel Arteta di Arsenal Segera Diperpanjang Usai Akhiri Puasa Gelar Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Belum Mulai, Lionel Messi di Ambang Cetak Sejarah Baru Timnas Argentina
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan