Bola / Bola Dunia
Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:01 WIB
Paris Saint-Germain akan menghadapi Arsenal pada final Liga Champions 2025/2026. [Dok. IG PSG]
Baca 10 detik
  • Paris Saint-Germain akan menghadapi Arsenal dalam final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu, 30 Mei 2026.
  • PSG mengandalkan kecepatan Ousmane Dembélé serta kreativitas Vitinha untuk membongkar pertahanan Arsenal yang dikenal sangat solid sepanjang musim.
  • Kemenangan PSG sangat bergantung pada performa lima pemain kunci dalam menguasai permainan serta menciptakan peluang di laga final.
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Dok. PSG)

Hakimi bukan sekadar bek kanan biasa. Pemain asal Maroko itu merupakan salah satu full-back paling menyerang di dunia saat ini. Kecepatannya dalam membantu serangan sering menciptakan situasi berbahaya bagi lawan.

Kembalinya Hakimi menjelang final menjadi kabar besar bagi PSG. Ia diprediksi akan menjadi ancaman serius bagi sisi kiri pertahanan Arsenal lewat overlap dan umpan-umpan akuratnya.

4. Khvicha Kvaratskhelia

Kvaratskhelia menjadi salah satu pemain paling eksplosif PSG musim ini. Winger asal Georgia tersebut memiliki kemampuan dribel yang sulit dihentikan serta naluri mencetak gol yang tinggi.

Arsenal harus memberi perhatian khusus kepada Kvaratskhelia karena ia mampu mengubah jalannya pertandingan hanya lewat satu momen individu. Pergerakannya dari sisi kiri bisa menjadi senjata utama PSG untuk membongkar pertahanan lawan.

5. Désiré Doué

Meski masih muda, Doué berkembang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam skuad Luis Enrique. Ia tampil impresif sepanjang perjalanan PSG di Eropa dan dikenal memiliki kemampuan menciptakan peluang maupun mencetak gol penting.

Keberanian bermain, kreativitas, dan mobilitas tinggi membuat Doué bisa menjadi kartu truf PSG dalam laga final nanti.

PSG Andalkan Kecepatan dan Kreativitas

Baca Juga: Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG

Untuk menaklukkan Arsenal, PSG diperkirakan akan mengandalkan kombinasi penguasaan bola, kecepatan serangan sayap, serta kreativitas lini tengah.

Dembélé dan Kvaratskhelia bisa menjadi ancaman dari sisi lapangan, sementara Vitinha mengatur ritme permainan. Di sisi lain, Hakimi dan Doué memiliki potensi besar menjadi pembeda dalam situasi krusial.

Jika lima pemain tersebut mampu tampil maksimal, peluang PSG mempertahankan gelar Liga Champions dan mengalahkan Arsenal akan semakin terbuka lebar.

Load More