Bola / Liga Inggris
Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:00 WIB
Mikel Arteta akan menghadapi ujian terbesar dalam karier kepelatihannya saat Arsenal berjumpa PSG di final Liga Champions. [Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Mikel Arteta akan memimpin Arsenal melawan PSG di final Liga Champions yang berlangsung di Budapest untuk meraih trofi.
  • Dalam tujuh pertemuan kompetitif, catatan rekor Arteta melawan PSG tergolong seimbang dengan dua kemenangan serta dua kekalahan.
  • PSG merupakan lawan asal Prancis yang konsisten menghambat langkah Arsenal di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir ini.

Suara.com - Mikel Arteta akan menghadapi ujian terbesar dalam karier kepelatihannya saat Arsenal berjumpa PSG di final Liga Champions.

Menariknya, PSG menjadi klub asal Prancis yang paling sering dihadapi sekaligus paling sering jadi menghambat langkah Mikel Arteta di kompetisi Eropa.

Berdasarkan data Transfermarkt, rekor Arteta melawan klub-klub Prancis sebenarnya masih cukup terbatas dibandingkan saat menghadapi tim Inggris atau Spanyol.

Namun, catatannya menunjukkan persaingan yang ketat, terutama saat berhadapan dengan PSG.

Sepanjang karier kepelatihannya, Arteta telah menghadapi PSG dalam tujuh pertandingan.

Hasilnya relatif seimbang dengan dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.

Ilustrasi Mikel Arteta di pertandingan Arsenal vs Chelsea [Suara.com]

Arsenal sempat menunjukkan superioritas dengan mengalahkan PSG pada fase grup Liga Champions 2024/2025.

Namun, tim asuhan Luis Enrique membalas pada musim berikutnya dengan menyingkirkan The Gunners di semifinal Liga Champions.

Selain PSG, Arteta juga pernah berhadapan dengan RC Lens di fase grup Liga Champions 2023/2024.

Baca Juga: Eks AC Milan Bongkar Kartu AS Mikel Arteta untuk Jungkalkan PSG

Arsenal sempat kalah 1-2 saat bertandang ke Prancis sebelum membalas dengan kemenangan telak 6-0 di Emirates Stadium.

Catatan melawan AS Monaco juga berjalan seimbang.

Arsenal dan Monaco saling mengalahkan dalam dua pertemuan yang terjadi di Liga Champions.

Sementara itu, Olympique Lyonnais menjadi satu-satunya klub Prancis yang selalu berhasil ditaklukkan Arteta.

Namun kemenangan tersebut terjadi dalam ajang pramusim dan bukan kompetisi resmi UEFA.

Meski tidak memiliki jumlah pertemuan yang banyak dengan klub-klub Ligue 1, Arsenal di bawah asuhan Arteta menunjukkan produktivitas tinggi saat bermain di kandang.

Load More