- Bek timnas Indonesia Kevin Diks menilai Mathew Baker layak memperkuat skuad senior karena memiliki potensi besar meski baru berusia 17 tahun.
- Pelatih John Herdman memanggil perdana Baker untuk menghadapi laga persahabatan melawan Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
- Kevin Diks berperan sebagai mentor bagi pemain Melbourne City tersebut untuk membimbing perkembangan kariernya di level sepak bola nasional.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks menyebut Mathew Baker pesepak bola dengan potensi besar sehingga pantas masuk skuad senior.
Baker, yang baru berusia 17 tahun, menjadi salah satu dari 23 pemain pilihan pelatih John Herdman menghadapi dua laga persahabatan FIFA edisi Juni 2026.
Dua laga itu masing-masing melawan Oman pada Jumat (5/6/2026) dan Mozambik, Selasa (9/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Itu menjadi pemanggilan perdana Baker ke tim Garuda.
"Sejak hari-hari pertama saya sudah melihat apa yang dilihat pelatih. Potensinya besar dan usianya masih sangat muda," kata Diks melansir ANTARA, Jumat (5/6/2026).
Diks melanjutkan, kehadiran Baker mengingatkannya pada masa debutnya di sepak bola profesional, saat memperkuat Vitesse di Liga Belanda pada usia 17 tahun, sama dengan usia Baker saat ini.
Kendati demikian, yang membedakannya dengan Baker adalah pemain klub Australia Melbourne City itu sudah masuk skuad tim nasional senior di usianya, sementara dirinya tidak.
"Ketika saya menembus sepak bola profesional, usia saya juga sekitar 17 tahun, jadi saya bisa memahami situasinya. Namun bermain untuk tim nasional lebih besar daripada sepak bola klub. Saya mencoba membantunya semampu saya. Saya sudah beberapa kali berbicara dengannya, tetapi saya juga tidak ingin memberinya terlalu banyak tekanan," tutur Diks.
Pada kesempatan yang sama, pelatih timnas Indonesia John Herdman mengatakan bahwa Diks menjadi mentor untuk Baker.
Juru taktik asal Inggris itu menganggap Diks panutan yang tepat untuk Baker karena keduanya sama-sama berposisi sebagai pemain bertahan.
Baca Juga: Calvin Verdonk Belum Tentu Starter Lawan Oman, Kenapa?
Bukan cuma itu, pengalaman Diks bermain di Liga Jerman musim ini bersama Borussia Moenchengladbach juga menjadi nilai plus untuk perkembangan Baker.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Shin Tae-yong Ubah Strategi, Persija Andalkan Tim Senior di Piala Presiden 2026
-
Bentrok Pendukung di Gedung DPRD Riau, Dua Anggota Dewan Segera Diperiksa
-
4 HP Kamera OIS di Bawah Rp3 Juta, Hasil Foto Tajam dan Video Lebih Stabil
-
Xiaomi 18 Series Bakal Debut Lebih Cepat, Ini Bocoran Model dan Jadwal Peluncurannya
-
Komitmen Menjaga Transparansi ke Media, Gubernur Khofifah Raih Pimred Award 2026 dari Dewan Pers RI
-
115 Napi Kelas Kakap Lapas Surabaya Mendadak Dipindah ke Nusakambangan
-
5 Tone Up Sunscreen untuk Kulit Berminyak: Anti Lengket, No White Cast!
-
Dunia di Ambang Krisis? Ancaman Blokade Laut Houthi Ancam Pasokan Minyak Global
-
Berhari-hari Terombang-ambing, Misteri Jasad Anonim di Perairan Kandang Balak
-
Waspada Kemacetan! Sekitar Kantor BPN Jakarta Pusat dan Gambir Bakal Dipadati Massa