Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 Juni 2026 | 10:35 WIB
Erick Thohir menjelaskan alasan PSSI masih gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan. Cedera pemain dan kebutuhan kedalaman skuad jadi faktor utama. [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/bar]
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman dan akan menghadapi Mozambik di SUGBK untuk memperbaiki peringkat FIFA.
  • Erick Thohir memastikan proses naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker sedang berjalan demi memperkuat kedalaman skuad.
  • Program naturalisasi strategis dilakukan untuk mengantisipasi pemain cedera serta menjaga kualitas tim di masa depan.

Menurutnya, Timnas Indonesia membutuhkan kedalaman skuad yang kuat agar mampu menghadapi berbagai situasi, termasuk ketika pemain utama harus menepi akibat cedera atau faktor usia.

“Ya kembali, pemain kan kadang-kadang dengan keterbatasan umur, bisa juga cedera yang tidak diinginkan. Ya kita harus antisipasi,” kata Erick Thohir.

Banyak Pemain Masih Dibekap Cedera

Ia kemudian mencontohkan kondisi yang sedang dialami Timnas Indonesia. Sejumlah pemain penting belum bisa memperkuat tim karena masih berkutat dengan proses pemulihan cedera.

Situasi tersebut membuat kebutuhan akan stok pemain berkualitas menjadi semakin penting bagi skuad asuhan John Herdman.

Nama-nama seperti Miliano Jonathan, Jay Idzes, Dean James, dan Eliano Reijnders disebut masih belum berada dalam kondisi terbaik untuk memperkuat Garuda pada FIFA Matchday kali ini.

Karena itulah, Erick menegaskan bahwa program naturalisasi tetap menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga kualitas dan kedalaman skuad Timnas Indonesia dalam jangka panjang.

“Seperti Milano Jonathan kan sampai sekarang belum bisa kembali merumput. Marselino yang kita harapkan bisa, usianya masih muda, belum bisa kembali."

"Terus juga kemarin Jay (Idzes) cedera, Mees Hilgers juga belum kembali,” pungkasnya.

Baca Juga: Kondisi Cedera Reno Salampessy Dipantau Ketat Staf Medis Timnas Indonesia U-19 untuk Final

Load More