Bola / Bola Dunia
Senin, 08 Juni 2026 | 11:16 WIB
Ehsan Hajsafi kritik FIFA karena lambat mengurus visa delegasi Iran jelang Piala Dunia 2026. Sejumlah pejabat federasi masih belum bisa masuk ke Amerika Serikat. [Dok. IG Teammelli]
Baca 10 detik
  • Ehsan Hajsafi mengkritik FIFA atas lambatnya proses penerbitan visa bagi delegasi Timnas Iran jelang Piala Dunia 2026.
  • Masalah administratif visa memaksa skuad Iran memindahkan markas latihan dari Arizona ke Tijuana karena staf penting tertahan.
  • Pemerintah Amerika Serikat memperketat pengawasan visa delegasi Iran dengan alasan keamanan nasional terkait hubungan dengan pihak tertentu.

"Dari sini, saya ingin meminta FIFA untuk menangani masalah ini agar, insya Allah, situasi ini dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan," ucapnya penuh harap.

Amerika Serikat Perketat Pengawasan Delegasi Iran

Di sisi lain, otoritas Amerika Serikat memberikan sinyal bahwa kendala visa tersebut berkaitan dengan alasan keamanan nasional.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan pihaknya akan memantau secara ketat setiap anggota delegasi yang terindikasi memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang kami nyatakan sebelumnya, atau staf pendukung mereka," ujar Rubio dalam sebuah sidang parlemen.

Rubio menegaskan bahwa pemerintah AS tidak akan mengizinkan individu tanpa latar belakang olahraga yang jelas untuk masuk melalui rombongan delegasi resmi.

Muncul pula dugaan dari sejumlah pejabat Amerika Serikat bahwa beberapa pemohon visa dari pihak Iran mencoba masuk dengan alasan yang tidak sesuai atau menggunakan pretensi palsu.

Tantangan Berat Team Melli di Grup G

Terlepas dari polemik visa, kondisi fisik para pemain Iran dilaporkan cukup baik meski kompetisi domestik mereka terhenti dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Salut! Pemain Jepang Ogah Ngeluh Dapat Lapangan Tarkam hingga 2 Hari Nomaden Cari Tempat Latihan

Sebanyak 17 pemain dalam skuad final diketahui bermain di klub lokal yang tidak lagi berkompetisi sejak Februari akibat situasi konflik di dalam negeri.

Iran dijadwalkan menjalani laga pembuka Grup G melawan Selandia Baru pada 15 Juni di California, sebelum menghadapi Belgia dan Mesir pada pertandingan berikutnya.

Skenario menarik bahkan bisa tercipta apabila Iran dan Amerika Serikat sama-sama lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up grup masing-masing dan bertemu di Texas.

Perjalanan Iran di Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu cerita paling menarik karena harus berjalan di tengah bayang-bayang konflik geopolitik global.

Load More