Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 Juni 2026 | 12:48 WIB
Media Vietnam sebut Timnas Indonesia U-19 diuntungkan wasit. (The Thao247)
Baca 10 detik
  • Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas Vietnam dalam laga penentu Grup A Piala AFF U-19 2026.
  • Keputusan wasit Ryo Tanimoto memberikan kartu merah dan penalti dinilai kontroversial oleh pihak media Vietnam.
  • Kemenangan ini membuat Indonesia menjadi juara grup, sementara Vietnam harus menunggu hasil grup lain untuk lolos.

Suara.com - Pertandingan penentu perebutan posisi puncak klasemen Grup A Piala AFF U-19 2026 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Vietnam menyisakan kontroversi.

Media Vietnam The Thao247 secara terbuka menyoroti kinerja wasit asal Jepang, Ryo Tanimoto yang dinilai melayangkan sederet keputusan janggal yang menguntungkan skuad Garuda Nusantara.

Bentrokan sengit yang berakhir dengan kemenangan tipis Timnas Indonesia U-19 lewat skor 2-1 tersebut dipenuhi ketegangan, terutama akibat kartu merah untuk staf pelatih Vietnam.

Tensi tinggi di pinggir lapangan meledak pada menit ke-83, saat skor pertandingan masih imbang 1-1 setelah pemain Vietnam, Quoc Khanh menyamakan kedudukan lewat tandukan kepala pada menit ke-73.

Perselisihan bermula ketika Fabio Azka mendapatkan kesempatan lemparan ke dalam di sektor kanan lapangan.

Saat hendak mengambil ancang-ancang lari dari luar garis lapangan, Fabio diganggu oleh staf Vietnam.

Alhasil ia harus menghentikan lajutnya dan sempat bertabrakan dengan staf pelatih Golden Star Warriors itu di area bench.

Media Vietnam sebut Timnas Indonesia U-19 diuntungkan wasit. (The Thao247)

Insiden senggolan tersebut memicu perdebatan panas dan konfrontasi fisik antarpemain serta ofisial dari kedua belah pihak.

Setelah berdiskusi selama beberapa menit dengan asisten wasit di pinggir lapangan, wasit Ryo Tanimoto secara mengejutkan langsung mencabut kartu merah untuk asisten pelatih Vietnam.

Baca Juga: Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal

Keputusan tegas ini langsung menuai protes keras dari kubu Vietnam karena asisten pelatih itu diklaim sama sekali tidak melakukan provokasi aktif maupun menginjakkan kaki ke dalam lapangan permainan, melainkan hanya berdiri diam di dalam batas zona teknis timnya sendiri.

Tidak berhenti di situ, tudingan bias wasit kian menguat menyusul keputusan penalti di masa injury time babak kedua, tepatnya pada menit ke-90+2.

Wasit menunjuk titik putih untuk Timnas Indonesia U-19 setelah terjadi benturan fisik di dalam kotak penalti Vietnam.

Evandra Florasta sukses mengeksekusi penalti tersebut dengan tenang guna mengunci kemenangan dramatis 2-1, sekaligus menyapu bersih fase grup dengan raihan sembilan poin sempurna untuk mengamankan posisi puncak klasemen Grup A.

Kekalahan menyakitkan akibat penalti di ujung laga dan kartu merah kontroversial tersebut menempatkan Vietnam dalam situasi yang sangat sulit.

Hasil ini memaksa tim asuhan Yutaka Ikeuchi harus puas finis di posisi runner up grup dengan tabungan enam poin.

Golden Star Warriors kini kehilangan kendali atas nasib mereka sendiri dan terpaksa menggantungkan harapan lolos ke semifinal dengan menunggu hasil akhir dari persaingan ketat di Grup B dan Grup C demi mengamankan slot sebagai satu tim peringkat kedua terbaik.

Load More