- Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, menghadapi tekanan emosional menjelang Piala Dunia 2026 akibat kondisi kesehatan istrinya.
- Istri Koeman harus menjalani perawatan medis intensif setiap pekan sehingga tidak dapat mendampinginya selama berlangsungnya turnamen tersebut.
- Koeman berharap istrinya bisa hadir jika Belanda mencapai babak final dengan menyesuaikan jadwal perawatan medisnya nanti.
Suara.com - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, mengungkap sisi emosional jelang Piala Dunia 2026.
Eks Barcelona itu tengah menghadapi situasi sulit karena sang istri, Bartina Koeman harus menjalani perawatan medis intensif dan tidak bisa menemaninya selama Piala Dunia 2026.
Koeman mengaku sepak bola menjadi pelarian sementara dari tekanan yang ia rasakan.
Namun, Koeman tidak menutupi bahwa kondisi tersebut tetap menjadi beban berat, terlebih karena harus dijalani dari jarak jauh.
“Sepak bola adalah cara untuk mengalihkan pikiran. Kami sudah sepakat menjalaninya seperti ini, tapi tentu saja ini tidak mudah,” ujar Koeman dalam konferensi pers dilansir dari Voetbalzone
Koeman menjelaskan bahwa sang istri harus menjalani perawatan rutin setiap pekan dengan efek samping yang tidak ringan.
Situasi itu membuatnya tak memungkinkan untuk bepergian ke lokasi Piala Dunia.
“Dia menjalani perawatan setiap minggu dan ada efek samping selama satu atau dua hari. Kami terus berkomunikasi, tapi tetap sulit, bagi dia maupun bagi saya,” lanjutnya.
Meski demikian, Koeman tetap menyimpan harapan kecil.
Baca Juga: Pesan Presiden Portugal untuk Cristiano Ronaldo Cs: Menangkan Piala Dunia untuk Diogo Jota
Koeman membuka kemungkinan sang istri bisa hadir jika kondisinya membaik, terutama jika Belanda melangkah jauh di turnamen.
“Jika kami mencapai final, mungkin ada kesempatan untuk menyesuaikan jadwal perawatan. Itu akan sangat berarti bagi kami,” katanya.
Di tengah tekanan pribadi, Koeman tetap dituntut membawa Belanda tampil maksimal.
Cerita Koeman ini menjadi sisi lain dari persiapan tim menuju panggung terbesar sepak bola dunia.
Berita Terkait
-
Pesan Presiden Portugal untuk Cristiano Ronaldo Cs: Menangkan Piala Dunia untuk Diogo Jota
-
Maldini Remehkan Argentina di Piala Dunia 2026: Messi Cs Bakal Terhenti di Perempatfinal
-
H-3 Kick Off Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Kritik Pedas Kylian Mbappe
-
Argentina Kehilangan Pemain Penting Jelang Piala Dunia 2026, Scaloni Putar Otak Cari Pengganti
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi