Bola / BolaTaiment
Selasa, 09 Juni 2026 | 13:10 WIB
Ronald Koeman tengah menghadapi situasi sulit karena sang istri harus menjalani perawatan medis intensif dan tidak bisa menemaninya selama Piala Dunia 2026 [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, menghadapi tekanan emosional menjelang Piala Dunia 2026 akibat kondisi kesehatan istrinya.
  • Istri Koeman harus menjalani perawatan medis intensif setiap pekan sehingga tidak dapat mendampinginya selama berlangsungnya turnamen tersebut.
  • Koeman berharap istrinya bisa hadir jika Belanda mencapai babak final dengan menyesuaikan jadwal perawatan medisnya nanti.

Suara.com - Pelatih timnas Belanda, Ronald Koeman, mengungkap sisi emosional jelang Piala Dunia 2026.

Eks Barcelona itu tengah menghadapi situasi sulit karena sang istri, Bartina Koeman harus menjalani perawatan medis intensif dan tidak bisa menemaninya selama Piala Dunia 2026. 

Koeman mengaku sepak bola menjadi pelarian sementara dari tekanan yang ia rasakan.

Namun, Koeman tidak menutupi bahwa kondisi tersebut tetap menjadi beban berat, terlebih karena harus dijalani dari jarak jauh.

“Sepak bola adalah cara untuk mengalihkan pikiran. Kami sudah sepakat menjalaninya seperti ini, tapi tentu saja ini tidak mudah,” ujar Koeman dalam konferensi pers dilansir dari Voetbalzone

Pelatih Belanda, Ronald Koeman cukup kecewa dengan kekalahan 0-1 setelah pertandingan uji coba FIFA Matchday melawan Aljazair. [Onsranhe]

Koeman menjelaskan bahwa sang istri harus menjalani perawatan rutin setiap pekan dengan efek samping yang tidak ringan.

Situasi itu membuatnya tak memungkinkan untuk bepergian ke lokasi Piala Dunia.

“Dia menjalani perawatan setiap minggu dan ada efek samping selama satu atau dua hari. Kami terus berkomunikasi, tapi tetap sulit, bagi dia maupun bagi saya,” lanjutnya.

Meski demikian, Koeman tetap menyimpan harapan kecil.

Baca Juga: Pesan Presiden Portugal untuk Cristiano Ronaldo Cs: Menangkan Piala Dunia untuk Diogo Jota

Koeman membuka kemungkinan sang istri bisa hadir jika kondisinya membaik, terutama jika Belanda melangkah jauh di turnamen.

“Jika kami mencapai final, mungkin ada kesempatan untuk menyesuaikan jadwal perawatan. Itu akan sangat berarti bagi kami,” katanya.

Di tengah tekanan pribadi, Koeman tetap dituntut membawa Belanda tampil maksimal.

Cerita Koeman ini menjadi sisi lain dari persiapan tim menuju panggung terbesar sepak bola dunia.

Load More