Bola / Bola Dunia
Selasa, 09 Juni 2026 | 15:37 WIB
Timnas Malaysia dikabarkan bawa pemain U-23 di Piala AFF 2026. (Instagram/@malaysia_nt)
Baca 10 detik
  • Asosiasi Sepak Bola Malaysia menunjuk Nafuzi Zain melatih tim nasional pada ajang Piala AFF 2026 mendatang.
  • Keputusan ini bertujuan mematangkan bakat pemain muda melalui penggabungan skuad U-23 dengan beberapa pemain senior pilihan.
  • Langkah strategis tersebut diuji dalam persaingan Grup B melawan Thailand, Filipina, Myanmar, serta negara tetangga Laos.

Suara.com - Keputusan mengejutkan diambil oleh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menjelang keikutsertaan mereka dalam ASEAN Championship atau Piala AFF 2026.

Menjelang kejuaraan bergengsi yang dijadwalkan bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang, tekanan dari para suporter Harimau Malaya kian membubung tinggi menyusul rentetan hasil minor yang diderita oleh tim nasional mereka di berbagai kelompok umur.

Alih-alih menurunkan kekuatan terbaik di bawah asuhan pelatih utama Peter Cklamovski, FAM justru mengonfirmasi bahwa posisi nakhoda tim nasional senior untuk turnamen dua tahunan tersebut akan dialihkan kepada Nafuzi Zain.

Nafuzi Zain adalah sosok yang kini menjabat sebagai arsitek timnas U-19 dan U-23 Malaysia itu dipercaya memimpin skuad gabungan demi memuluskan program regenerasi.

Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman yang menjelaskan bahwa ajang kali ini murni diproyeksikan sebagai wadah pematangan bakat-bakat muda dengan mengombinasikan pemain U-23 dan beberapa pemain senior pilihan.

Datuk Noor Azman menjabarkan rincian mandat serta skema taktis yang akan dibahas bersama sang pelatih kepala baru setibanya di Malaysia.

"Untuk ASEAN Championship bulan depan, tim akan dikelola oleh Nafuzi Zain," kata Azman kepada Arena Metro.

Ia menambahkan bahwa komposisi final skuad masih harus digodok lebih lanjut.

"Apakah itu skuad U-23 penuh atau skuad gabungan, masalah ini akan dibahas dengannya setelah ia kembali dari tugasnya bersama tim U-19 di Medan, Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Thailand Hajar Malaysia

"Kami ingin mendapatkan pandangan dan rencananya terlebih dahulu karena setelah itu kami memiliki beberapa pertandingan penting termasuk pertandingan persahabatan melawan Laos dan Filipina," lanjut Azman.

Kebijakan regenerasi berani ini akan diuji dalam ketatnya persaingan di Grup B, di mana Malaysia tergabung bersama Thailand, Filipina, Myanmar, dan Laos.

Langkah strategis yang diambil Malaysia ini dinilai sangat mirip dengan keputusan berisiko yang sempat diterapkan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pada ajang Piala AFF 2024 lalu.

Kala itu, STY secara berani menerjunkan mayoritas pemain muda demi mengalihkan fokus skuad utama yang tengah berjuang keras di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sayangnya eksperimen tersebut berakhir dengan kegagalan fatal setelah skuad Garuda tereliminasi di fase grup akibat hanya mampu menang atas Myanmar, ditahan imbang Laos, serta dipaksa takluk dari Vietnam dan Filipina.

Kegagalan menyakitkan di kancah Asia Tenggara tersebut pada akhirnya membuat PSSI mengambil keputusan tegas dengan mendepak Shin Tae-yong dari jabatannya, sebelum akhirnya menunjuk legenda Belanda, Patrick Kluivert sebagai suksesornya.

Load More