-
Timnas Iran mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk memakai ban lengan hitam di Piala Dunia.
-
Atribut duka tersebut digunakan untuk menghormati Hari Asyura yang bertepatan dengan laga kontra Mesir.
-
Iran mengusung misi besar lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola.
Suara.com - Panggung sepak bola dunia di Seattle bakal menjadi saksi perpaduan antara loyalitas olahraga dan penghormatan spiritual yang mendalam.
Tim Nasional Iran secara resmi melayangkan permohonan khusus kepada FIFA agar diizinkan mengenakan ban lengan berwarna hitam saat berlaga di fase grup.
Langkah diplomasi budaya ini diambil karena pertandingan krusial tersebut bertepatan dengan momentum sakral dalam kalender Islam keagamaan mereka.
Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia mengonfirmasi secara terbuka mengenai latar belakang pengajuan atribut khusus tersebut di lapangan hijau.
"Pertandingan tersebut bertepatan dengan Hari Asyura, sebuah hari yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam untuk mengenang pengorbanan, keteguhan, dan perjuangan menegakkan kebenaran," cuit akun @IraninIndonesia.
Penggunaan simbol duka tersebut bukan sekadar ritual, melainkan pesan moral yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru dunia.
Pihak otoritas Iran menegaskan bahwa arena Piala Dunia merupakan tempat yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai universal.
"Melalui simbol sederhana ini, Iran berharap dapat menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diusung Asyura di panggung sepak bola dunia," masih dalam cuitan tersebut.
Kini kepastian penggunaan ban lengan hitam itu sepenuhnya berada di tangan komite disiplin dan regulasi ketat FIFA.
Baca Juga: CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai
Pertemuan antara wakil Asia dan Afrika ini diprediksi menarik perhatian masif karena sarat akan muatan emosional kedua tim.
Sesuai jadwal yang dirilis, bentrokan antara Iran dan Mesir akan diselenggarakan di Stadion Seattle pada 26 Juni waktu setempat.
Pertandingan penutup ini menjadi penentu nasib bagi kedua negara di tengah ketatnya persaingan grup.
Sebelum menghadapi raksasa Afrika tersebut, armada Team Melli harus melewati dua ujian berat lainnya di Amerika Serikat.
Selandia Baru menjadi lawan perdana mereka pada 15 Juni, disusul laga sengit kontra Belgia tujuh hari kemudian.
Ketiga negara tangguh ini siap menjegal ambisi besar Iran yang datang dengan motivasi berlipat ganda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda