- Penyerang Brasil, Igor Thiago, pernah mengalami depresi berat dan keinginan mengakhiri hidup saat berkarier profesional di usia 18 tahun.
- Kelahiran putra pertamanya pada tahun 2021 serta dukungan terapi psikologis profesional menjadi kunci utama sang pemain untuk bangkit.
- Luka emosional akibat kehilangan ayah sejak usia 13 tahun membentuk karakter Thiago menjadi sosok yang protektif terhadap keluarganya.
Duka yang belum sepenuhnya pulih itu membentuk karakter Thiago menjadi sosok yang sangat protektif terhadap keluarga.
Di balik ketangguhannya di lapangan, Thiago dikenal sebagai pribadi yang sensitif dan tertutup.
Thiago cenderung berhati-hati membuka diri karena pengalaman masa lalu yang penuh tekanan dan rasa kehilangan.
Namun, terapi psikologis menjadi salah satu kunci perubahan besar dalam hidupnya.
Letícia menyebut sosok psikolog mereka berperan penting membantu Thiago mengelola emosi dan menyembuhkan luka batin.
Kini, Thiago tampil sebagai sosok yang lebih matang, baik sebagai pemain maupun kepala keluarga.
Setiap gol yang ia cetak bukan sekadar kontribusi di lapangan, tetapi juga simbol perjuangan melawan masa lalu.
“Setiap gol adalah teriakan dari dirinya sendiri: ‘Aku berhasil, aku melewati ini semua’,” ujar Letícia.
Kisah Igor Thiago menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap sepak bola, ada perjuangan mental yang tak terlihat.
Baca Juga: Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
Dukungan keluarga dan keberanian mencari bantuan menjadi kunci untuk bangkit dari titik terendah.
Berita Terkait
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Selamat! Justin Hubner Resmi Nikahi Selebgram Jennifer Coppen
-
Wataru Endo Mundur dari Jepang, Rekan Setim Kevin Diks Jadi Penggantinya
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026