- Timnas Belanda berbagi satu angka dengan Jepang setelah meraih hasil imbang 2-2 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026.
- Pertandingan yang berlangsung di Dallas Stadium tersebut memaksa Belanda puas dengan hasil seri akibat kebobolan gol di menit akhir.
- Belanda kini mengalihkan fokus untuk menghadapi Swedia dalam laga krusial demi mengamankan tiket menuju fase gugur turnamen tersebut.
Suara.com - Harapan Timnas Belanda untuk mendulang tiga poin sempurna pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 harus musnah secara dramatis pada menit-menit akhir pertandingan.
Kemenangan di depan mata yang sudah dibangun susah payah oleh Frenkie de Jong dan kolega sirna begitu saja akibat gol penyama kedudukan dari Timnas Jepang pada saat krusial.
Meski hasil imbang 2-2 di Dallas Stadium ini terasa menyakitkan bak sebuah kekalahan, sang jenderal lapangan tengah justru melihat sisi positif dari kegagalan timnya dalam mempertahankan keunggulan.
Pertandingan pembuka yang berlangsung di bawah tatapan puluhan ribu penonton tersebut awalnya berjalan sangat hati-hati sebelum berubah menjadi aksi saling serang yang menegangkan di babak kedua.
Skuad Oranje tercatat sempat memimpin papan skor sebanyak dua kali, namun kelengahan di detik-detik akhir memaksa mereka harus rela berbagi satu angka dengan wakil tangguh dari Asia tersebut.
Apresiasi untuk Kesabaran Lini Depan
Menyikapi hasil yang jauh dari ekspektasi awal ini, gelandang andalan Barcelona tersebut secara mengejutkan tetap memuji kinerja rekan-rekannya saat diwawancarai langsung oleh laman resmi FIFA.
"Saya pikir kami memiliki organisasi pertahanan yang baik, dan ketika menguasai bola kami melakukannya dengan baik," kata Frenkie de Jong.
Kedisiplinan barisan pertahanan lawan yang menerapkan blok rendah memang menjadi ujian tersendiri bagi kesabaran para pemain Eropa ini dalam membongkar area kotak penalti.
Baca Juga: Bisa Curi Satu Gol, Curacao Sukses Bikin Pelatih Jerman Terpukau
"Kami bermain sabar meski sulit karena mereka bertahan sangat baik dengan pertahanan rendah, tetapi kami mampu menciptakan peluang sehingga pada akhirnya ini adalah pertandingan yang bagus bagi kami," ujar Frenkie de Jong.
Gelandang berusia 29 tahun itu memilih untuk tidak terlalu larut dalam rasa frustrasi dan langsung mengalihkan pandangannya pada laga penting berikutnya.
"Sekarang kami akan fokus pada Swedia dan menantikan pertandingan tersebut," tegas Frenkie de Jong.
Debut Manis Berujung Pahit Sang Bek Muda
Pandangan serupa mengenai kekecewaan hilangnya tiga poin krusial ini juga disuarakan oleh pilar tangguh lini belakang mereka yang baru saja mencatatkan laga debut di Piala Dunia.
Bek sentral berusia 26 tahun, Jan Paul van Hecke, harus menelan pil pahit ketika gawang timnya kebobolan gol penyama kedudukan di penghujung laga.
Berita Terkait
-
Skandal di Balik Kemenangan Jerman 7-1 atas Curacao, Petugas VAR Diselidiki FIFA
-
Pape Thiaw Semprot Jurnalis yang Persoalkan Skuad Senegal Shalat Jumat di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Winger Man United Jadi Pahlawan Kemenangan Pantai Gading Kalahkan Ekuador
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti