- Kiper Cape Verde, Vozinha, menahan imbang Spanyol tanpa gol pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium.
- Vozinha meraih gelar pemain terbaik setelah melakukan tujuh penyelamatan gemilang di usia 40 tahun dalam laga debut negaranya.
- Keberhasilan atlet tersebut terganggu kesedihan karena ibunya gagal hadir menonton langsung akibat masalah kendala visa Amerika Serikat.
Kiper yang kini membela klub divisi dua Portugal, Chaves, itu menunjukkan bahwa semangat pantang menyerah bisa melampaui segala keterbatasan ekonomi dan usia.
Rekor Usia dan Perjalanan Karier yang Unik
Berdasarkan data statistik Opta, pada usia 40 tahun 12 hari, Vozinha resmi menjadi pemain tertua yang pernah tampil dalam laga debut sebuah negara di putaran final Piala Dunia.
Catatan ini memecahkan rekor yang sebelumnya baru saja diukir oleh kiper Curaçao, Eloy Room, pada hari Minggu sebelumnya.
Hanya legenda Mesir, Essam El Hadary, yang memiliki usia lebih tua dari Vozinha saat menjalani debut di ajang empat tahunan ini.
"Saya sangat bangga menjadi pemain terbaik dalam pertandingan ini. Bagi saya, ini adalah kehormatan untuk mewakili negara yang saya cintai."
"Kami berasal dari tempat yang sangat kecil, dan jalur kualifikasi kami juga sangat sulit. Hari ini, impian kami menjadi kenyataan dengan bersaing melawan tim seperti Spanyol."
Vozinha pun menceritakan bahwa dirinya baru mencicipi dunia sepak bola profesional pada usia 25 tahun setelah sebelumnya berkelana di Moldova, Slovakia, hingga Siprus.
Pesan untuk Masa Kecil
Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
"Kita bekerja dalam hidup untuk memiliki momen seperti ini. Saya sekarang berusia 40 tahun, tetapi saya baru menjadi profesional saat berusia 25 tahun. Ini adalah hadiah untuk semua perjalanan ini."
"Saya akan memberi tahu Vozinha yang berusia 18 tahun untuk benar-benar bangga pada dirinya sendiri. Dia bekerja keras."
"Sejujurnya saya tidak pernah memimpikan hal-hal seperti ini ketika saya masih kecil, tetapi setelah pertandingan ini saya dapat memberi tahu versi muda saya bahwa itu semua sangat berharga."
Setelah mencuri perhatian dunia lewat aksi heroiknya di Atlanta, Vozinha kini bersiap menatap tantangan berikutnya di sisa laga fase grup.
Hasil imbang melawan Spanyol ini diharapkan menjadi bahan bakar tambahan bagi tim berjuluk The Blue Sharks tersebut untuk melaju lebih jauh.
Penampilan Bersejarah Cape Verde
Cape Verde atau Tanjung Verde datang ke Piala Dunia 2026 sebagai salah satu tim yang paling tidak diunggulkan di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Keberhasilan menahan imbang Spanyol merupakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah putaran final Piala Dunia, mengingat jomplangnya nilai pasar dan prestasi kedua tim.
Pasukan The Blue Sharks dijadwalkan akan melanjutkan perjuangan mereka dengan menghadapi kekuatan Uruguay pada hari Minggu mendatang.
Setelah itu, perjuangan mereka di babak penyisihan grup akan ditutup lewat pertandingan melawan Arab Saudi pada 26 Juni 2026.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal
-
Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
2026 Tahun Terakhir Melihat Messi dan Ronaldo di Piala Dunia: Akhir dari Sebuah Era?
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular