- Tanjung Verde menahan imbang Spanyol 0-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).
- Pelatih Bubista menyatakan bahwa organisasi pertahanan yang solid merupakan kunci utama untuk mengimbangi dominasi penguasaan bola lawan.
- Setelah meraih satu poin penting, Tanjung Verde akan melanjutkan perjuangan dengan menghadapi Uruguay di Miami pada 21 Juni 2026.
Suara.com - Pelatih Timnas Tanjung Verde, Pedro Leitao Brito atau yang akrab disapa Bubista, menilai hasil imbang 0-0 melawan Spanyol pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa mengendalikan pertandingan tidak selalu identik dengan penguasaan bola.
Menghadapi juara Eropa yang tampil dominan sepanjang laga di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026), Tanjung Verde lebih banyak bertahan. Meski demikian, mereka berhasil meredam serangan La Furia Roja dan membawa pulang satu poin berharga.
"Tentu saja kita bisa mengatakan bahwa Spanyol hampir menguasai bola sepanjang waktu, tetapi mengendalikan pertandingan bukan hanya soal penguasaan bola," kata Bubista dilansir dari NST.
"Kami melakukannya dengan cara yang berbeda. Tentu kami ingin memiliki lebih banyak transisi menyerang, tetapi tim Spanyol sangat sulit dihadapi, jadi kami senang dengan hasil ini," imbuhnya.
Menurut Bubista, sepak bola modern membuat organisasi pertahanan menjadi salah satu kunci utama meraih hasil positif, terutama di turnamen besar seperti Piala Dunia.
"Tim-tim saat ini sangat unggul dalam organisasi pertahanan dan di Piala Dunia, secara statistik banyak pertandingan dimenangkan melalui bola transisi atau situasi bola mati. Karena itu kami harus mempersiapkan diri dengan cara seperti ini," tutur Bubista.
Setelah sukses mencuri satu poin dari Spanyol, Tanjung Verde akan menghadapi Uruguay pada laga kedua Grup H yang berlangsung di Miami, Minggu (21/6/2026).
Berita Terkait
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Luis de la Fuente Kecewa Spanyol Gagal Menang atas Tanjung Verde
-
Rodri Soroti Finishing Spanyol Usai Ditahan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol
-
Real Madrid Resmi Datangkan Marc Cucurella dari Chelsea, Dikontrak 6 Tahun
-
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026/2027
-
Atalanta Resmi Tunjuk Maurizio Sarri sebagai Pelatih Baru