Bola / Bola Dunia
Selasa, 16 Juni 2026 | 16:11 WIB
Timnas Yordania pada Piala Asia 2023. (AFP/KARIM JAAFAR)
Baca 10 detik
  • Austria menghadapi Yordania untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola pada Grup J Piala Dunia.

  • Laga ini menjadi pembuktian kembalinya Austria setelah 28 tahun dan debut bersejarah bagi Yordania.

  • Kedua pelatih mengusung optimisme tinggi dengan mengandalkan perpaduan taktik disiplin dan serangan balik cepat.

4. Bentrok Pengalaman Eropa Melawan Determinasi Kolektif

Austria akan bertumpu pada kematangan pemain bintang seperti David Alaba dan kreativitas Marcel Sabitzer di lini tengah. Kombinasi pemain senior dan talenta muda berbakat menjadi fondasi kokoh bagi strategi Rangnick.

Sementara Yordania akan mengandalkan kecepatan Mousa Al-Tamari yang merumput di kompetisi Prancis bersama Stade Rennais. Kehadiran kapten Ehsan Haddad yang baru pulih dari cedera juga menambah tebal tembok pertahanan mereka.

5. Perkiraan Formasi Dua Kekuatan Skuad

Rangnick diprediksi menerapkan pola ofensif 4-2-3-1 guna mengurung pertahanan lawan sejak menit awal pertandingan. Penyerang gaek Marko Arnautovic diplot menjadi ujung tombak utama untuk menggedor jala gawang musuh.

Sellami kemungkinan besar membalas dengan formasi solid 4-4-2 guna meredam agresivitas lini tengah Austria. Al-Tamari akan berduet dengan Ali Olwan di lini depan untuk memaksimalkan serangan balik cepat.

Austria melenggang ke Amerika Serikat setelah tampil perkasa menjuarai Grup H Kualifikasi zona Eropa dengan raihan 19 poin. Mereka sukses mengangkangi negara mapan lain seperti Rumania dan Bosnia-Herzegovina sepanjang babak kualifikasi.

Sementara Yordania lolos meyakinkan setelah menjadi runner-up Grup B di putaran ketiga kualifikasi zona Asia di bawah Korea Selatan. Prestasi ini melengkapi cerita dongeng mereka yang sebelumnya sukses menembus partai final Piala Asia.

Baca Juga: Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Load More