- Timnas Kroasia kalah 2-4 dari Inggris pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium.
- Pelatih Zlatko Dalic menegaskan timnya tidak boleh melakukan kesalahan lagi pada dua pertandingan grup yang tersisa.
- Kekalahan tersebut terjadi akibat buruknya antisipasi pemain Kroasia terhadap situasi bola mati dari skema sepak pojok.
Suara.com - Pelatih Timnas Kroasia, Zlatko Dalic, menegaskan timnya tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan lagi setelah menelan kekalahan 2-4 dari Inggris pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Kamis (18/6/2026).
Kroasia sebenarnya sempat dua kali bangkit dan menyamakan kedudukan hingga skor menjadi 2-2 menjelang turun minum. Namun, dua gol Inggris pada babak kedua membuat mereka harus mengawali turnamen dengan kekalahan.
Dalic yang pernah membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan semifinalis pada edisi 2022 menilai timnya harus segera bangkit untuk menghadapi dua pertandingan tersisa melawan Panama dan Ghana.
"Tidak mudah untuk kalah. Anda kehilangan kepercayaan diri dan itu bukan hal yang baik," kata Zlatko Dalic dilansir dari New Straits Times.
"Kami harus mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk dua pertandingan berikutnya di fase grup. Sangat penting bagi kami untuk berada pada level yang tepat setelah kekalahan ini. Kami tidak punya hak untuk melakukan kesalahan lagi," lanjutnya.
"Kami tidak punya hak untuk menjalani pertandingan buruk atau melakukan kesalahan. Saya tidak akan mengatakan ini adalah pertandingan yang buruk. Ada beberapa kesalahan yang kami lakukan dan kami dihukum oleh lawan. Dua pertandingan masih menanti kami, ini adalah awal yang baru," tuturnya menambahkan.
Pelatih berusia 59 tahun itu secara khusus menyoroti buruknya pertahanan Kroasia saat menghadapi situasi bola mati. Dua gol Inggris lahir dari skema sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik oleh para pemainnya.
"Kami biasanya cukup baik dalam menghadapi situasi bola mati. Kami tidak mudah kebobolan seperti itu dan kami sudah berlatih untuk menghadapi lawan ini. Kami tahu bagaimana Inggris akan bermain," ujar Dalic.
"Itu sangat buruk, terutama ketika menghadapi tim seperti Inggris. Sekitar 40 persen gol mereka berasal dari bola mati. Kami harus memperbaikinya dan menghindari kesalahan serupa di masa depan," imbuhnya.
Baca Juga: Candaan soal Pemain Jepang Tuai Kontroversi, Rafael van der Vaart: Tidak Ada Niat Rasis
Meski kecewa dengan hasil akhir, Dalic tetap melihat sisi positif dari performa timnya, terutama lewat gol yang dicetak Martin Baturina dan Petar Musa yang sempat membalas dua gol awal Harry Kane.
Hasil ini tentu menjadi evaluasi bagi Kroasia untuk melakoni dua pertandingan fase grup lainnya, yakni melawan Ghana dan Panama.
Berita Terkait
-
Candaan soal Pemain Jepang Tuai Kontroversi, Rafael van der Vaart: Tidak Ada Niat Rasis
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
-
Dicap Egois, Statistik Cristiano Ronaldo Jeblok di Laga Portugal vs DR Kongo
-
Drone Asing Muncul di Sesi latihan Tertutup Korea Selatan, Hong Myung-bo: Cukup Disayangkan
-
Jordan Ayew Pimpin Ghana Hadapi Panama, Intip Susunan Pemain Kedua Tim
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan