- FIFA mengundang YouTuber Inocat untuk menghadiri laga Korea Selatan kontra Meksiko di Guadalajara pada 18 Juni 2026.
- Undangan tersebut merupakan bentuk respons FIFA atas tindakan rasisme yang dialami Inocat saat mendukung timnya bertanding.
- Pelaku rasisme asal Meksiko telah dicopot dari jabatannya setelah aksi diskriminatifnya terhadap Inocat viral di media sosial.
"Saya telah meluangkan waktu untuk merenungkan apa yang terjadi," ujar Ulises Fernando Bernal Miramontes.
"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang paling tulus dengan cara yang jelas dan penuh hormat," lanjutnya.
Meski telah meminta maaf, langkah tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan posisinya. Bernal akhirnya dicopot dari jabatannya sebagai pimpinan organisasi tersebut.
FIFA Perkuat Kampanye Anti-Rasisme
Isu rasisme masih menjadi tantangan besar bagi FIFA dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas FIFA terus menggaungkan kampanye anti-diskriminasi guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pemain maupun suporter dari berbagai latar belakang.
Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen tersebut.
Keberanian YouTuber Inocat mengungkap tindakan rasisme yang dialaminya kini mendapat apresiasi luas. Banyak pihak menilai langkah tersebut menjadi contoh penting dalam upaya membangun budaya sepak bola yang lebih inklusif dan menghormati keberagaman.
Melalui undangan khusus kepada Inocat, FIFA ingin menunjukkan bahwa tindakan rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola dan harus dilawan bersama.
Baca Juga: Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?
-
Taktik Penalti 'Stutter-Step' Harry Kane di Piala Dunia 2026 Banjir Kecaman
-
Mandul 10 Laga Beruntun, Cristiano Ronaldo Catat Rapor Merah Saat Portugal Ditahan Kongo
-
Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Taktik Penalti 'Stutter-Step' Harry Kane di Piala Dunia 2026 Banjir Kecaman
-
Mandul 10 Laga Beruntun, Cristiano Ronaldo Catat Rapor Merah Saat Portugal Ditahan Kongo
-
Kutukan 24 Tahun Runtuh! 5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia di Piala Dunia 2026
-
Analisis Kemenangan Inggris: Bagaimana Strategi Risiko Tinggi Tuchel Bungkam Kroasia
-
Pelatih Portugal Tolak Salahkan Cristiano Ronaldo Saat Ditahan Imbang RD Kongo
-
Hasil Piala Dunia 2026: Caleb Yirenkyi Jadi Pahlawan Kemenangan Ghana atas Panama
-
Harry Kane Samai Rekor Gary Lineker, Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia
-
Inggris Kalahkan Kroasia, Harry Kane Tampil Sempurna di Mata Thomas Tuchel
-
Disebut Masuk Radar John Herdman, Julian Oerip Kode Pakai Jersey Garuda