- Persija Jakarta resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Hanif Sjahbandi melalui kesepakatan bersama sebelum kontraknya berakhir pada 2027.
- Faktor utama perpisahan ini diduga akibat cedera lutut berkepanjangan yang dialami Hanif selama musim kompetisi 2025/2026 berlangsung.
- Perpisahan ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar-besaran skuad Persija Jakarta guna menyambut bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/2027.
Suara.com - Persija Jakarta kembali melakukan perombakan skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.
Setelah tidak memperpanjang kontrak Hansamu Yama, Riko Simanjuntak, dan Alfriyanto Nico Saputro, satu nama lagi dipastikan tak akan berseragam Macan Kemayoran, yakni Hanif Sjahbandi.
Persija resmi mengakhiri kerja sama dengan Hanif meski kontrak sang pemain sejatinya masih berlaku hingga Juli 2027.
Keputusan tersebut diambil melalui kesepakatan bersama atau mutual termination.
Dengan demikian, kebersamaan Hanif dan Persija yang telah terjalin selama empat musim resmi berakhir pada pertengahan tahun ini.
Cedera dan Restrukturisasi Skuad Jadi Faktor
Selama memperkuat Persija, Hanif dikenal sebagai salah satu pemain dengan fleksibilitas tinggi.
Tak hanya beroperasi sebagai gelandang, pemain asal Bandung itu juga beberapa kali dipercaya mengisi posisi di lini pertahanan dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Keberadaannya di dalam tim pun nyaris tak tergantikan. Berganti pelatih bukan masalah bagi Hanif karena ia selalu berhasil mendapatkan kepercayaan dan menit bermain yang konsisten di berbagai era kepelatihan Persija.
Baca Juga: Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
Pada musim debutnya bersama Persija di Liga 1 2022/2023, Hanif tampil dalam 28 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan satu assist.
Perannya semakin besar pada musim berikutnya setelah mencatatkan tiga gol dan tiga assist dari 26 pertandingan.
Konsistensi tersebut berlanjut pada musim 2024/2025. Saat itu, Hanif menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Persija dengan catatan 33 penampilan dan dua gol.
Namun, situasi berubah pada Super League 2025/2026. Cedera lutut yang dialaminya pada penghujung putaran pertama membuat Hanif harus menepi cukup lama hingga kompetisi berakhir.
Akibatnya, ia hanya mampu mencatatkan 11 penampilan dengan torehan tiga assist sepanjang musim.
Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang membuat Persija dan Hanif akhirnya memilih berpisah lebih cepat meski kontraknya masih menyisakan satu tahun.
Berita Terkait
-
Persija Cuci Gudang, Shin Tae-yong Lepas Riko Simanjuntak dan Dua Pemain Lain
-
Rombak Skuad, Persija Jakarta Lepas 3 Pemain Lokal Eks Timnas Indonesia
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong untuk PSSI: Masa Depan Sepak Bola Indonesia Ada di Tangan Pemain Muda
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia
-
Legenda Real Madrid Raul Gonzales Buka Peluang Latih Timnas Indonesia: Kenapa Tidak?
-
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko