- Gelandang Kanada, Ismael Kone, mengalami patah tulang serius saat melawan Qatar di Vancouver pada Piala Dunia 2026.
- Cedera patah tulang tibia dan fibula tersebut memaksa Kone absen membela Kanada hingga akhir turnamen Piala Dunia.
- Kone menunjukkan keteguhan iman dan berjanji mendukung rekan setimnya sebagai asisten pelatih selama masa pemulihan berlangsung.
Kone juga menegaskan bahwa dirinya siap menghadapi masa pemulihan panjang karena percaya Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan hamba-Nya.
"Dan sejujurnya saya siap untuk itu karena ALLAH tidak akan pernah memberi Anda tantangan yang tidak bisa Anda atasi, dan diuji adalah hadiah terbaik dari Tuhan," tulisnya.
Dukungan Emosional dari Rekan Setim
Meski tak bisa lagi bermain di Piala Dunia 2026, Kone berjanji tetap mendukung Timnas Kanada dari pinggir lapangan.
Ia bahkan menyebut dirinya kini akan berperan sebagai "asisten pelatih" demi membantu perjuangan rekan-rekannya hingga akhir turnamen.
Momen emosional terlihat setelah Nathan Saliba, pemain yang menggantikan Kone, mencetak gol dalam kemenangan telak Kanada 6-0 atas Qatar. Saliba langsung berlari ke pinggir lapangan dan membentangkan jersey bernomor punggung delapan milik Kone sebagai bentuk penghormatan.
"Kepada saudara-saudara saya di Kanada, karena saya telah mengubah diri saya menjadi asisten pelatih untuk mendukung kalian dari pinggir lapangan. Saya ingin kalian tahu bahwa saya mencintai kalian dari lubuk hati yang paling dalam dan persaudaraan kita adalah segalanya bagi saya," tulis Kone.
"Apa yang kalian lakukan kemarin akan tetap bersama saya selamanya. Saya akan segera kembali dan kita akan terus membuat lebih banyak kenangan bersama," lanjutnya.
Operasi Berjalan Sukses
Baca Juga: Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
Asosiasi Sepak Bola Kanada memastikan operasi yang dijalani Kone berlangsung sukses dan proses pemulihannya menunjukkan prospek positif.
"Tadi malam, Ismael Kone menjalani operasi yang sukses untuk memperbaiki patah tulang tungkai bawah," tulis Canada Soccer dalam pernyataan resminya.
"Ia diperkirakan akan pulih sepenuhnya tetapi akan melewatkan sisa Piala Dunia FIFA 2026," lanjut pernyataan tersebut.
Kehilangan Kone tentu menjadi pukulan bagi Kanada yang sedang tampil impresif di Grup B. Namun kemenangan telak atas Qatar memberi modal berharga bagi skuad asuhan Jesse Marsch untuk menghadapi laga berikutnya melawan Swiss.
Sementara itu, kisah keteguhan Ismael Kone menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya persaingan olahraga, selalu ada cerita tentang iman, ketabahan, dan harapan yang lebih besar daripada sekadar hasil pertandingan.
Berita Terkait
-
Jujur, Apakah Piala Dunia Benar-Benar Bikin Gen Z Jadi Kurang Produktif?
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan