- Timnas Brasil mengalahkan Haiti dengan skor 3-0 dalam laga Grup C Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field.
- Dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Junior memastikan kemenangan Brasil serta menyingkirkan Haiti dari turnamen.
- Hasil pertandingan tersebut menjadikan Haiti sebagai tim pertama yang dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia.
Suara.com - Gelaran Piala Dunia 2026 resmi memakan korban pertama. Timnas Haiti dipastikan tersingkir dari turnamen setelah takluk 0-3 dari Brasil pada laga Grup C.
Kekalahan dari sang pemilik lima gelar juara dunia membuat wakil Concacaf itu tidak lagi memiliki peluang matematis untuk melaju ke babak gugur.
Bintang Real Madrid, Vinícius Júnior, tampil impresif dengan torehan satu gol dan satu assist untuk menginspirasi kemenangan penting Selecao di Lincoln Financial Field.
Haiti yang menyandang status sebagai negara termiskin di Belahan Bumi Barat sebenarnya datang dengan misi emosional setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974.
Namun, dominasi pemain-pemain bintang Brasil di Philadelphia membuat Haiti menjadi tim pertama yang dipastikan gagal mencapai babak 32 besar.
Dominasi Matheus Cunha Bawa Brasil Menang Meyakinkan
Penyerang Manchester United, Matheus Cunha, tampil sebagai pembeda setelah dipercaya turun sebagai starter oleh pelatih Carlo Ancelotti.
Cunha membuktikan kualitasnya dengan mencetak dua gol yang masing-masing dirayakan dengan selebrasi khasnya di hadapan 68.324 penonton.
Gol pertama lahir pada menit ke-23 setelah ia berhasil memanfaatkan bola liar di kotak penalti Haiti. Tak lama berselang, Cunha kembali menggetarkan jala lawan melalui tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok atas gawang.
Baca Juga: Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
"Kami memainkan pertandingan yang lengkap, terutama di babak pertama," kata Carlo Ancelotti seusai pertandingan.
Strategi Carlo Ancelotti Berbuah Manis
Ancelotti sebelumnya membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan Cunha saat Brasil hanya bermain imbang 1-1 melawan Maroko pada laga pembuka.
Namun, perubahan strategi di pertandingan kedua terbukti efektif untuk membongkar pertahanan Haiti yang bermain rapat.
"Untuk pertandingan ini, posisi Matheus Cunha adalah posisi yang tepat untuk menciptakan masalah bagi pertahanan mereka," ujar Ancelotti.
Menurutnya, pergerakan Cunha sangat efektif dalam menerima umpan-umpan terobosan dari lini tengah.
Berita Terkait
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat