-
Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 resmi berakhir dan melahirkan juara baru di empat kategori usia berbeda.
-
Kompetisi berdurasi enam bulan ini diikuti oleh 7.412 pemain dengan total memainkan 2.477 pertandingan.
-
Para pemenang regional akan melanjutkan perjuangan di putaran Liga TopSkor Nasional pada Juli-Agustus mendatang.
Suara.com - Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta musim 2026 selesai digelar usai laga final yang berlangsung, Minggu (21/6/2026). Sama seperti edisi-edisi sebelumnya, calon bintang Timnas Indonesia diharapkan bisa dilahirkan dari turnamen sepak bola usia muda ini.
Partai puncak LTS 2026 Greater Jakarta dipentaskan di Lapangan GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ini melibatkan empat laga final U-13, U-14, U-15, dan U-16.
Secara keseluruhan, LTS Greater Jakarta 2026 menggulirkan delapan katagori umur, mulai dari U-10 hingga U-17. Kick-off telah dilakukan sejak 11 Januari 2026 dengan diikuti oleh 297 tim.
Menariknya, LTS Greater Jakarta, diikuti sejumlah wilayah dari Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi hingga Serang.
Kompetisi sendiri berlangsung selama enam bulan, berformat liga, dan dibagi ke dalam dua strata, yakni LTS 1 (tier pertama) dan LTS 2 (tier kedua).
Berdasarkan data terverifikasi, LTS Greater Jakarta 2026 diikuti oleh 7.412 pemain dan 1.233 ofisial.
Total jumlah pertandingan yang telah terlaksana di LTS Greater Jakarta musim 2026 adalah 2.477 laga secara keseluruhan kelompok usia.
“Saya dan seluruh panitia Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 sangat mengapresiasi seluruh pemain, pelatih, ofisial, orang tua, tim, dan seluruh perangkat pertandingan sehingga pelaksanaan Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 bisa berjalan dengan baik dan lancar," kata M. Yusuf Kurniawan, Direktur Liga TopSkor.
Yusuf berharap LTS ini bisa kembali melahirkan bintang Timnas Indonesia di masa depan. Ini karena sejak pertama kali digelar, LTS banyak memberikan sumbangsih untuk skuad Garuda.
Baca Juga: Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
"Tentu saja, selain untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bisa berkompetisi, Liga TopSkor juga menjadi wadah untuk para pemandu bakat yang ingin melihat para talenta muda di lapangan," jelasnya.
"Banyak sekali alumni Liga TopSkor yang bisa berkontribusi untuk timnas dan beberapa dari mereka juga hadir hari ini,” jelas sosok yang akrab disapa Bung Yuke itu.
Final Greater Jakarta dimeriahkan oleh alumni LTS yant tentu jadi motivasi para peserta. Mereka adalah Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi.
Buffon yang pernah bermain di Liga TopSkor bersama SSB Maesa Cijantung dan Bina Sentra itu merupakan pemain Timnas Indonesia U-23.
Sementara itu, Dafa Al Gasemi yang menjadi kiper Timnas Indonesia U-20 pernah merumput dengan ASAD Purwakarta ketika bermain di Liga TopSkor.
Lalu, Al Gazani Dwi Sugandi yang bermain dalam Timnas Indonesia U-20 adalah jebolan SSB FIFA Farmel Tangerang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol
-
Dibantai Spanyol, Georgios Donis: Kami Terlalu Banyak Lakukan Kesalahan
-
Kejutan Cape Verde Berlanjut Tahan Imbang Uruguay, Ini Reaksi Sang Pelatih
-
Lengkap! Ini Hasil Liga TopSkor Greater Jakarta hingga Pemain Terbaik
-
Babak-belur di Tangan Spanyol, Pelatih Arab Saudi Ucap Kalimat Menyentuh