- Timnas Uruguay bermain imbang 2-2 melawan Tanjung Verde di Stadion Miami pada Senin, 22 Juni 2026.
- Kegagalan meraih kemenangan tersebut memperpanjang catatan buruk Uruguay dalam dua laga awal penyisihan Grup H Piala Dunia.
- Pelatih Marcelo Bielsa menyesalkan penurunan intensitas dan hilangnya fokus pertahanan tim setelah sempat unggul atas Tanjung Verde.
Suara.com - Catatan minor kembali diterima Timnas Uruguay pada laga kedua penyisihan Grup H Piala Dunia 2026.
Bertanding melawan tim debutan, Tanjung Verde di Stadion Miami pada Senin (22/6/2026) pagi WIB, skuad berjuluk La Celeste tersebut dipaksa bermain imbang dengan skor ketat 2-2.
Hasil kurang memuaskan ini memperpanjang tren tanpa kemenangan juara dunia dua kali tersebut, setelah pada pertandingan perdana mereka juga tertahan imbang oleh Arab Saudi dengan skor 1-1.
Di atas kertas, Uruguay yang dihuni pemain lebih berkualitas seperti Federico Valverde, Manuel Ugarte, hingga Darwin Nunez jauh lebih diunggulkan untuk memetik poin penuh atas sang pendatang baru.
Namun, Tanjung Verde yang pada laga pertama sukses menahan imbang raksasa Eropa Spanyol tanpa gol, membuktikan bahwa mentalitas bermain mereka tidak boleh dipandang sebelah mata.
Tanjung Verde memimpin terlebih dahulu lewat eksekusi tendangan bebas menghujam dari Kevin Pina pada menit ke-21.
Uruguay merespons cepat sebelum turun minum, tandukan jarak dekat Maxi Araujo menyamakan kedudukan pada menit ke-44, disusul sundulan tajam Agustin Canobbio memanfaatkan operan matang Araujo untuk membalikkan skor menjadi 2-1.
Sayangnya pertahanan Uruguay lengah di paruh kedua. Tampil agresif dengan semangat juang tinggi, Tanjung Verde sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Helio Varela pada menit ke-61.
Kegagalan mengamankan tiga poin krusial dari lawan yang di atas kertas berada di bawah tingkat kelas mereka memicu kekecewaan mendalam bagi sang pelatih kepala, Marcelo Bielsa.
Baca Juga: Respons Mohamed Salah Usai Bantu Mesir Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia
Juru taktik kawakan asal Argentina tersebut membeberkan dalih mengenai runtuhnya tingkat fokus anak asuhnya setelah berhasil membalikkan keunggulan.
Bielsa menyesalkan ketidakmampuan Valverde cs dalam menjaga ritme permainan dan mengendalikan jalannya laga pasca mencetak gol.
"Ketika kami bertahan dengan baik, memungkinkan kami untuk unggul. Tapi, ketika kami kehilangan kendali atas permainan, keunggulan itu menyempit," kata Marcelo Bielsa dikutip dari laman resmi FIFA.
Selain masalah konsentrasi defensif, pelatih berjuluk El Loco tersebut juga menyoroti penurunan drastis pada aspek intensitas fisik para pemainnya yang berujung pada hilangnya dominasi permainan di paruh kedua.
"Faktor penentu dalam hasil tersebut adalah kami membiarkan intensitas kami menurun, dan itu seharusnya tidak terjadi," imbuhnya.
Rangkaian dua hasil imbang beruntun ini menempatkan Uruguay dalam situasi yang sangat pelik untuk bisa mengamankan tiket menuju fase gugur.
Pada pertandingan penutup penyisihan grup Piala Dunia 2026 mendatang, ujian teramat berat telah menanti armada asuhan Marcelo Bielsa saat mereka dijadwalkan bentrok dengan Spanyol pada Sabtu (27/6/2026).
Berita Terkait
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar
-
Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Prancis, Irak Siap Hadirkan Kejutan Bersejarah
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Aston Villa Tantang Indonesia All Stars di Stadion GBK Awal Agustus 2026
-
Mohamed Salah Menggila, Timnas Mesir Petik Kemenangan Perdana dan Buka Peluang ke 32 Besar
-
Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan untuk Jakmania: Tak Janjikan Persija Menang Terus, Tapi..
-
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Prancis, Irak Siap Hadirkan Kejutan Bersejarah
-
Sanksi FIFA Halangi Persib Bandung Umumkan Luka Menalo Sebagai Rekrutan Baru
-
Klub Super League Wajib Pakai Pelatih Lokal Mulai Musim 2026/2027
-
Iran Merasa Dianaktirikan di Piala Dunia 2026, Amir Ghalenoei Lontarkan Sindiran
-
Nyaris Liburan, Zico Kini Jadi Pahlawan Mesir di Piala Dunia 2026
-
Cerita Jeda Babak Pertama Mesir yang Bangkit dan Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia 2026