- Francisco Conceicao menegaskan pemain Portugal tidak wajib mengoper bola kepada Cristiano Ronaldo dalam laga Piala Dunia 2026.
- Keputusan mengoper bola akan disesuaikan dengan situasi lapangan untuk mendukung tujuan kolektif meraih hasil terbaik bagi tim.
- Portugal menargetkan kemenangan melawan Uzbekistan untuk menjaga peluang lolos setelah hasil imbang kontra Kongo pada laga pembuka.
Suara.com - Winger muda Timnas Portugal, Francisco Conceicao, menegaskan bahwa para pemain Selecao tidak merasa berkewajiban untuk selalu memberikan bola kepada Cristiano Ronaldo dalam setiap pertandingan di Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Conceicao menjelang laga kedua fase grup melawan Uzbekistan. Menurut pemain Juventus itu, Ronaldo tetap menjadi bagian dari tim yang memiliki tujuan kolektif untuk meraih hasil terbaik di turnamen.
Dalam konferensi pers, Conceicao menepis anggapan bahwa permainan Portugal harus selalu berpusat pada sang kapten. Ia menegaskan setiap pemain akan mengambil keputusan berdasarkan situasi yang terjadi di lapangan.
"Saya pikir Cristiano, dalam hal mencetak gol, tidak ada yang seperti dia. Namun kami tidak merasa perlu atau berkewajiban untuk memberikan bola kepadanya. Saya mengoper kepada siapa pun yang paling bebas tanpa penjagaan. Dia di sini untuk membantu, seperti pemain lain," ujar Conceicao melansir Goal, Senin (22/6/2026).
Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu tetap memberikan pujian kepada Ronaldo yang dinilainya masih menjadi teladan bagi rekan-rekan setimnya. Menurutnya, semangat juang dan motivasi Ronaldo menjadi contoh bagi seluruh pemain Portugal.
"Dia adalah contoh karena kariernya dan rasa hausnya akan kemenangan yang ditunjukkan setiap hari. Dia berlatih seolah-olah itu adalah pertandingan terakhirnya. Jika dia telah mencapai begitu banyak hal dan masih memiliki keinginan besar, maka keinginan kami harus lebih besar lagi," katanya.
Conceicao juga menekankan pentingnya kontribusi seluruh pemain dalam skuad untuk membantu Portugal bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada laga pembuka.
"Kami membutuhkan semua orang agar tim dapat bekerja. Sebelum memberikan jawaban, kami harus membuktikan kepada diri sendiri bahwa kami mampu bereaksi. Kami ingin momen ini segera berlalu," tambahnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada pertandingan pertama grup. Dalam laga itu, Ronaldo bermain penuh selama 90 menit, tetapi hanya mencatatkan 25 sentuhan bola.
Baca Juga: Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026
Minimnya keterlibatan Ronaldo dalam pertandingan memicu berbagai komentar dari publik dan media. Sebelumnya, gelandang Portugal, Joao Neves, juga menyampaikan pandangan serupa mengenai peran Ronaldo di dalam tim.
Pemain Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa meskipun Ronaldo memiliki kontribusi besar bagi Portugal dan sepak bola dunia, seluruh pemain dalam skuad saat ini memiliki peran yang sama dalam membantu tim meraih kesuksesan.
"Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami semua tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia ada di sini untuk membantu, sama seperti kami semua," kata Neves.
Portugal kini berupaya meraih kemenangan saat menghadapi Uzbekistan guna menjaga peluang lolos ke fase berikutnya sekaligus meredam kritik yang muncul setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan perdana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek