Bola / Bola Dunia
Senin, 22 Juni 2026 | 17:12 WIB
Ekspresi Cristiano Ronaldo saat membela Timnas Portugal dan ditahan imbang RD Kongo. (Instagram/@brfootball)
Baca 10 detik
  • Francisco Conceicao menegaskan pemain Portugal tidak wajib mengoper bola kepada Cristiano Ronaldo dalam laga Piala Dunia 2026.
  • Keputusan mengoper bola akan disesuaikan dengan situasi lapangan untuk mendukung tujuan kolektif meraih hasil terbaik bagi tim.
  • Portugal menargetkan kemenangan melawan Uzbekistan untuk menjaga peluang lolos setelah hasil imbang kontra Kongo pada laga pembuka.

Suara.com - Winger muda Timnas Portugal, Francisco Conceicao, menegaskan bahwa para pemain Selecao tidak merasa berkewajiban untuk selalu memberikan bola kepada Cristiano Ronaldo dalam setiap pertandingan di Piala Dunia 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Conceicao menjelang laga kedua fase grup melawan Uzbekistan. Menurut pemain Juventus itu, Ronaldo tetap menjadi bagian dari tim yang memiliki tujuan kolektif untuk meraih hasil terbaik di turnamen.

Dalam konferensi pers, Conceicao menepis anggapan bahwa permainan Portugal harus selalu berpusat pada sang kapten. Ia menegaskan setiap pemain akan mengambil keputusan berdasarkan situasi yang terjadi di lapangan.

"Saya pikir Cristiano, dalam hal mencetak gol, tidak ada yang seperti dia. Namun kami tidak merasa perlu atau berkewajiban untuk memberikan bola kepadanya. Saya mengoper kepada siapa pun yang paling bebas tanpa penjagaan. Dia di sini untuk membantu, seperti pemain lain," ujar Conceicao melansir Goal, Senin (22/6/2026).

Meski demikian, pemain berusia 23 tahun itu tetap memberikan pujian kepada Ronaldo yang dinilainya masih menjadi teladan bagi rekan-rekan setimnya. Menurutnya, semangat juang dan motivasi Ronaldo menjadi contoh bagi seluruh pemain Portugal.

Winger Timnas Portugal, Francisco Conceicao, mengikuti jejak sukses sang ayah Sergio Conceicao di Piala Eropa atau Euro usai cetak gol ke gawang Ceko, di Red Bull Arena Leipzig, Jerman, Selasa (18/6/2024). (Instagram/francisco.conceicao7)

"Dia adalah contoh karena kariernya dan rasa hausnya akan kemenangan yang ditunjukkan setiap hari. Dia berlatih seolah-olah itu adalah pertandingan terakhirnya. Jika dia telah mencapai begitu banyak hal dan masih memiliki keinginan besar, maka keinginan kami harus lebih besar lagi," katanya.

Conceicao juga menekankan pentingnya kontribusi seluruh pemain dalam skuad untuk membantu Portugal bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada laga pembuka.

"Kami membutuhkan semua orang agar tim dapat bekerja. Sebelum memberikan jawaban, kami harus membuktikan kepada diri sendiri bahwa kami mampu bereaksi. Kami ingin momen ini segera berlalu," tambahnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada pertandingan pertama grup. Dalam laga itu, Ronaldo bermain penuh selama 90 menit, tetapi hanya mencatatkan 25 sentuhan bola.

Baca Juga: Thibaut Courtois Dekati Rekor Setelah Cetak Clean Sheet Kontra Iran di Piala Dunia 2026

Minimnya keterlibatan Ronaldo dalam pertandingan memicu berbagai komentar dari publik dan media. Sebelumnya, gelandang Portugal, Joao Neves, juga menyampaikan pandangan serupa mengenai peran Ronaldo di dalam tim.

Pemain Paris Saint-Germain itu menegaskan bahwa meskipun Ronaldo memiliki kontribusi besar bagi Portugal dan sepak bola dunia, seluruh pemain dalam skuad saat ini memiliki peran yang sama dalam membantu tim meraih kesuksesan.

"Kami tahu apa yang telah Cristiano lakukan untuk kami, untuk tim nasional, dan untuk dunia sepak bola. Namun saat ini, dia dan kami semua tahu bahwa dia tidak berbeda. Dia ada di sini untuk membantu, sama seperti kami semua," kata Neves.

Portugal kini berupaya meraih kemenangan saat menghadapi Uzbekistan guna menjaga peluang lolos ke fase berikutnya sekaligus meredam kritik yang muncul setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan perdana.

Load More