Bola / Bola Indonesia
Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB
Regulasi U-23 di Super League 2026/2027 dihapus, tapi wonderkid Persija Arlyansyah Abdulmanan tetap percaya diri bersaing di bawah Shin Tae-yong. (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).
Baca 10 detik
  • Regulasi wajib memainkan pemain U-23 resmi dihapus untuk kompetisi Super League musim 2026/2027 mendatang bagi seluruh klub.
  • Pemain muda Persija Jakarta, Arlyansyah Abdulmanan, tetap optimistis bersaing secara kompetitif meski tanpa jaminan menit bermain tersebut.
  • Arlyansyah berupaya menunjukkan performa terbaik saat latihan demi mendapatkan kepercayaan pelatih Shin Tae-yong di tim utama Persija.

Suara.com - Penghapusan regulasi wajib memainkan pemain U-23 di Super League 2026/2027 tidak membuat wonderkid Persija Jakarta, Arlyansyah Abdulmanan, kehilangan optimisme.

Sebaliknya, perubahan aturan tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi dirinya di bawah arahan pelatih Shin Tae-yong.

Seperti diketahui, pada musim lalu seluruh klub peserta kompetisi kasta tertinggi Indonesia diwajibkan menurunkan setidaknya satu pemain berusia di bawah 23 tahun selama minimal 45 menit dalam setiap pertandingan.

Kebijakan tersebut sebelumnya memberikan ruang lebih besar bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bermain di level tertinggi kompetisi Tanah Air.

Namun, regulasi itu resmi dihapus mulai musim 2026/2027. Dengan demikian, seluruh pemain kini harus berjuang murni berdasarkan kemampuan dan performa tanpa adanya jaminan menit bermain berbasis usia.

Tantangan Baru di Persija

Shin Tae-yong menegaskan pentingnya jam terbang pemain muda. Persija Jakarta dinilai menjadi contoh sukses regenerasi talenta di Super League. [Dok. Persija]

Meski persaingan dipastikan semakin ketat, Arlyansyah mengaku tetap percaya diri. Ia yakin mampu bersaing dengan para pemain senior di dalam skuad Persija.

"Saya masih percaya diri bisa bersaing dengan pemain-pemain Persija lainnya," ujar Arlyansyah kepada awak media.

"Saya tidak takut bersaing meski tanpa aturan itu," lanjutnya.

Baca Juga: LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia

Shin Tae-yong dikenal memiliki rekam jejak yang kuat dalam membina talenta muda.

Selama karier kepelatihannya, pelatih asal Korea Selatan itu kerap memberikan kepercayaan kepada pemain muda untuk tampil dan berkembang di level kompetitif.

Filosofi tersebut menjadi kabar baik bagi Arlyansyah. Ia bertekad memanfaatkan setiap kesempatan selama masa persiapan tim agar mampu menarik perhatian sang pelatih.

"Saya akan lebih semangat lagi saat latihan supaya bisa menjadi starter di skuadnya Coach Shin," tegasnya.

Arlyansyah sendiri menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan sepanjang musim 2025/2026.

Berdasarkan data Transfermarkt, ia tampil dalam 15 pertandingan bersama Persija dengan total waktu bermain mencapai 487 menit.

Dari kesempatan tersebut, gelandang muda Macan Kemayoran itu berhasil menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Statistik tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan yang diprediksi semakin sengit pada Super League 2026/2027.

Load More