- Pelatih Carlo Ancelotti memastikan Neymar kembali memperkuat Brasil melawan Skotlandia di Piala Dunia 2026 pada Kamis mendatang.
- Neymar dinyatakan pulih total dari cedera otot betis yang membuatnya absen pada dua laga awal fase grup.
- Brasil membutuhkan kemenangan atas Skotlandia di Stadion Miami untuk mengamankan posisi sebagai juara Grup C Piala Dunia.
Suara.com - Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti memastikan Neymar akan masuk skuad pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 melawan Skotlandia di Stadion Miami, Amerika Serikat, Kamis (25/6) pukul 05.00 WIB.
Neymar, kata Ancelotti, telah pulih 100 persen dari cedera otot betis kanannya yang membuatnya melewatkan dua laga pertama Selecao di Piala Dunia 2026, yaitu saat menghadapi Maroko dan Haiti.
"Neymar tersedia untuk dimainkan. Dia berlatih dengan baik sepanjang pekan, mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk pertandingan ini sehingga bisa bermain bersama rekan-rekannya,” kata Ancelotti, dikutip dari laman resmi timnas Brasil, Rabu (24/6/2026).
Terakhir kali Neymar bermain untuk Brasil adalah pada Oktober 2023 ketika negaranya bermain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Uruguay.
Sejak itu, ia sudah melewatkan 32 pertandingan untuk Brasil, termasuk empat laga di Copa America 2024 dan dua laga di Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, Ancelotti tetap yakin bahwa kualitas Neymar, meski tak seperti dulu, masih sangat berguna untuk timnya.
Apalagi, hanya Neymar yang paling berpengalaman di skuad saat ini setelah mencatatkan 128 penampilan, dengan 79 gol dan 59 assist, sejak debutnya pada Agustus 2010.
Pemain yang paling mendekati jumlah caps Neymar adalah Marquinhos yang memiliki 107 penampilan.
“Kami sangat senang dia kembali. Dengan kualitas yang dimilikinya, dia bisa membantu tim,” kata Ancelotti tentang Neymar, pemain yang akan memainkan Piala Dunia keempatnya sejak debut pada 2014 di rumah sendiri.
Baca Juga: Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
Brasil hanya butuh hasil seri untuk melaju otomatis ke babak 32 besar, namun mereka butuh kemenangan jika ingin melangkah ke babak berikutnya sebagai juara grup.
Di waktu yang sama, Maroko yang memiliki peluang menjadi juara grup akan menghadapi Haiti di Stadion Atlanta.
"Kami tidak akan fokus pada pertandingan Maroko, tentu saja tidak. Fokus kami sepenuhnya pada pertandingan yang harus kami jalani dan kami harus memainkannya dengan baik,” ucap mantan pelatih Real Madrid tersebut.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun