Bola / Bola Indonesia
Kamis, 25 Juni 2026 | 19:15 WIB
Ilustrasi laga antara Semen Padang vs PSBS Biak. (Dok. Semen Padang)
Baca 10 detik
  • APPI melaporkan 188 kasus tunggakan hak kontraktual pemain dari 17 klub sepak bola Indonesia kepada pihak I.League pada Selasa (23/6/2026).
  • Terdapat 22 perkara yang telah memiliki putusan tetap NDRC namun belum dipenuhi kewajibannya oleh beberapa klub seperti Semen Padang dan PSBS Biak.
  • Total nilai tunggakan kontrak yang belum diselesaikan mencapai lebih dari Rp10,8 miliar beserta kewajiban dalam mata uang asing lainnya.

APPI berharap sinergi yang terjalin dengan I.League dapat menjadi langkah nyata untuk mengurangi bahkan menghilangkan kasus-kasus serupa di masa mendatang.

Berdasarkan data yang dipaparkan APPI, total nilai tunggakan kontraktual yang masih tercatat mencapai lebih dari Rp10,8 miliar, belum termasuk kewajiban dalam mata uang asing.

Pada level Super League, nilai tunggakan mencapai Rp5.312.794.412 ditambah USD77.440 dan EUR2.468,94.

Sementara itu, klub-klub Championship tercatat memiliki tunggakan sebesar Rp4.229.051.750 ditambah USD19.129,40. Adapun dari Liga Nusantara, total tunggakan yang masih tercatat mencapai Rp1.303.597.342.

Load More