-
Park Ji-sung mengkritik keras hilangnya identitas taktik permainan Korea Selatan di Piala Dunia 2026.
-
Kekalahan dari Afrika Selatan membuat posisi Korea Selatan lolos babak 32 besar terancam.
-
Kegagalan strategi ini dinilai mengulang kesalahan fatal timnas pada Piala Dunia 2014 silam.
Suara.com - Legenda Korea Selatan sekaligus Manchester United, Park Ji-sung, melontarkan kritik pedas terhadap performa Taegeuk Warriors di Piala Dunia 2026. Ia kecewa melihat permainan tim nasional negaranya yang dinilai kehilangan arah setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A.
Hasil tersebut membuat langkah Korea Selatan menuju babak 32 besar berada di ujung tanduk. Padahal, mereka sempat mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Republik Cheska.
Namun, performa tim justru merosot drastis setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Meksiko dan Afrika Selatan.
Bagi Park Ji-sung, persoalan terbesar bukan hanya soal hasil akhir, melainkan cara Korea Selatan bermain sepanjang turnamen.
Ia menilai tim gagal memperlihatkan identitas permainan yang jelas dan tidak memiliki skema menyerang yang mampu membahayakan lawan.
Menurutnya, masalah tersebut sudah terlihat sejak pertandingan pertama dan tak kunjung diperbaiki hingga fase grup hampir berakhir.
“Kita perlu menilai kembali apakah ini benar-benar pertandingan yang ingin dimenangkan tim. Tidak ada rencana serangan yang jelas yang terlihat," kata Park Ji-sung dilansir dari Chosun.
"Masalah ini telah berlangsung sepanjang Piala Dunia dan saya pikir ada beberapa aspek penting yang telah diabaikan dalam persiapan tim,” jelasnya.
Penampilan mengecewakan Korea Selatan juga mengingatkan Park pada kegagalan di Piala Dunia 2014. Saat itu, Taegeuk Warriors harus angkat koper lebih awal setelah hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan fase grup.
Baca Juga: Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
Menurut Park, seharusnya pengalaman pahit tersebut menjadi pelajaran berharga. Namun, ia melihat kesalahan yang sama justru kembali terulang di Piala Dunia 2026.
Salah satu keputusan yang turut menjadi sorotan adalah tidak dimainkannya Son Heung-min sebagai starter saat menghadapi Afrika Selatan.
Kapten sekaligus bintang utama Korea Selatan itu baru masuk pada babak kedua ketika timnya sudah tertinggal dan berusaha mengejar gol penyeimbang.
“Kami punya banyak waktu untuk mengevaluasi apa yang salah di Piala Dunia 2014. Namun, kali ini, proses persiapan dan hasilnya tampaknya mengulangi hal yang sama,” papar Park Ji-sung.
Meski peluang lolos ke babak 32 besar belum sepenuhnya tertutup, Park mengaku belum memiliki keyakinan bahwa Korea Selatan mampu melangkah jauh jika berhasil melewati fase grup.
Ia menilai performa yang ditunjukkan Taegeuk Warriors sejauh ini belum mencerminkan kualitas tim yang siap bersaing di level tertinggi.
“Meskipun masih ada peluang untuk melaju ke babak 32 besar, saya tidak yakin bahwa kami akan mampu tampil baik di tahap itu berdasarkan pola permainan saat ini,” tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang
-
Klasemen Piala Dunia 2026: Siapa Saja Juara Grup?
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund